Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

redaksi
28 April 2026
Kategori : Berita
0
Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Kapal melintasi lautan. FOTO: IMO/UN

Darilaut – Sejak konflik dimulai dengan pemboman terhadap Iran oleh AS-Israel pada akhir Februari, tercatat 2.000 kapal dan 20.000 pelaut telah terdampar di Teluk Persia, yang berbatasan dengan Iran di utara. Kapal-kapal itu tidak dapat melewati jalur air sempit dengan aman.

Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional PBB (IMO) Arsenio Dominguez, mengatakan krisis saat ini di Selat Hormuz dan ancaman terhadap pelayaran menunjukkan bahwa kapal dan awaknya sangat rentan di zona konflik, seringkali menjadi alat tawar-menawar dalam sengketa geopolitik.

“Pelayaran komersial telah menjadi sasaran, ditahan, atau diserang secara tidak adil, yang menyoroti betapa rapuhnya kebebasan navigasi,” ujar Arsenio kepada UN News.

Menurut Arsenio berbagi informasi sangat penting. Disinformasi dan misinformasi dapat membuat perencanaan pelayaran berbasis risiko menjadi sangat sulit.

Operator dan perusahaan kapal harus memastikan penilaian risiko dilakukan sebelum pelayaran apa pun melalui atau di area konflik.

Diplomasi dan de-eskalasi konflik sangat penting, sementara alasan untuk pengawalan angkatan laut terbatas. ”Pengawalan angkatan laut bukanlah solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.

”Keamanan maritim sangat penting karena melindungi perdagangan global, memastikan keselamatan pelaut, dan menjaga rantai pasokan tetap berfungsi.”

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Arsenio DominguezIMOSelat Hormuz
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

Next Post

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Terbalik di Lepas Pantai Libya Laut Mediterania, 53 Orang Migran Tewas

Uni Eropa Melarang Penggunaan TikTok

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Hanya Sepekan Gorontalo Dua Kali Dilanda Banjir

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan FAO Periode 2021-2024

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.