Badai Jasper Menuju Pantai Utara Queensland, Australia

Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Jasper di Laut Koral (Sea Coral), Minggu (10/12). GAMBAR: Australian Government Bureau of Meteorology

Darilaut – Biro Meteorologi Pemerintah Australia (Australian Government Bureau of Meteorology) memperingatkan cuaca buruk saat Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Jasper terus bergerak ke arah barat di Laut Koral menuju pantai utara Queensland, Minggu (10/12).

Peringatan cuaca buruk dengan adanya pergerakan badai ini bukan hanya di utara. Melainkan juga bagi masyarakat yang tinggal di pesisir tengah Queensland, termasuk Kepulauan Whitsunday.

Cuaca buruk tersebut berupa angin kencang di pinggiran Jasper. Risiko tertinggi Jasper saat berpindah ke pantai pada hari Rabu (13/12) pekan depan antara Cape Melville dan Cardwell, termasuk Cairns dan Cooktown.

Biro Meteorologi Pemerintah Australia memperingatkan meskipun Jasper diperkirakan akan melemah saat berada di perairan terbuka.

Akan tetapi, tetap ada kemungkinan besar untuk tetap menjadi siklon tropis di Laut Koral (Sea Coral), Samudra Pasifik Selatan.

Bahkan mungkin akan kembali menguat ke kekuatan kategori 3 sebelum mendarat, kata Biro Meteorologi.

Berdasarkan peta perkiraan, jalur Jasper di utara Queensland akan terus bergerak ke barat menuju Teluk Carpentaria.

Biro Meteorologi memperkirakan ada kemungkinan kecil bahwa Jasper dapat dibangun kembali di Teluk Carpentaria pada hari Jumat (15/12) dan Sabtu (16/12).

Namun, Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) memperkirakan kemungkinan besar sistem tersebut akan kembali menguat di Teluk Carpentaria “saat bergerak menjauhi pantai.”

Menurut JTWC, selama 6 jam terakhir, Jasper terletak 900 km sebelah timur Cairns, Australia, dan telah bergerak ke arah barat-barat daya dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).

JTWC memperkirakan pendaratan terjadi setelah 3 hari ke depan, di sepanjang pantai timur Australia, di utara Cairns.

Dalam perkiraan yang diperluas, sistem ini akan bergerak melintasi bagian selatan Semenanjung Cape York, kemudian muncul kembali di bagian timur Teluk Carpentaria dalam 5 hari.

Intensitas pendaratan diperkirakan antara 100-110 km per jam (55-60 knot).

Sistem ini di perairan terbuka membawa “tinggi gelombang signifikan maksimum 8,5 meter (28 feet),” kata JTWC.

Exit mobile version