Badai Tropis di Laut Filipina Mengarah ke Kepulauan Ryukyu, Jepang

Prediksi jalur lintasan Badai tropis 14W yang terbentuk Rabu (7/9) di Laut Filipina, Samudra Pasifik Barat. GAMBAR: JTWC

Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) yang terbentuk di Laut Filipina, Samudra Pasifik Barat, dalam beberapa hari ke depan diperkirakan mengarah ke Kepulauan Ryukyu, Jepang.

Badai tropis 14W terbentuk Rabu (7/9) di barat-barat laut Kepulauan Mariana atau di utara Guam. Sistem ini berada di timur tenggara Santa Ana atau timur-timur laut Manila, Filipina.

Prakiraan layanan satelit Zoom.earth, pada tanggal 8 September, sistem akan membentuk Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) dengan kecepatan angin maksimum 100 km per jam.

Selanjutnya, diperkirakan tanggal 8 dan 9 September sistem akan membentuk menjadi topan (Typhoon), dengan kecepatan angin maksimum 130 – 175 km per jam.

Pada tanggal 10 – 12 September sistem akan membentuk Topan yang Sangat Kuat (Very Strong Typhoon) dengan kecepatan angin maksimum 220 km per jam.

Berdasarkan perkiraan trek lintasan, Depresi Tropis yang berkembang Selasa (6/9) mengarah ke selatan barat-daya, selanjutnya membentuk Badai tropis saat mengarah ke barat-barat daya.

Prakiraan jalur lintasan badai tropis ini masih akan ke barat-barat daya, kemudian barat laut. Prediksi jalur ini menuju wilayah sekitar Ishigaki.

Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasikan Badai Tropis 14W terletak 1252 km tenggara Pangkalan Udara Kadena. Selama enam jam terakhir, sistem ini telah bergerak ke selatan dengan kecepatan 24 km per jam (13 knot).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3 meter (10 feet).

Bibit 92W

Sementara itu, menurut JTWC, bibit 92W memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Radar menunjukkan sirkulasi tingkat rendah yang lemah dengan kecepatan angin 30 km per jam (15 knot) terletak di tepi timur.

Hasil analisis menunjukkan kondisi yang menguntungkan untuk pengembangan yang ditentukan oleh arus keluar sedang, geser angin rendah (10 – 15 knot) dan suhu permukaan laut yang hangat (30 – 31°C).

Model prakiraan mulai menangani sistem dengan lebih baik dan secara umum sepakat bahwa 92W akan memiliki jalur utara-timur laut selama 1 hingga 2 hari ke depan.

Angin permukaan sekitar 20 – 30 km per jam (10 – 15 knot). Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1005 hPa.

Exit mobile version