Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) In-fa menguat menjadi topan (Typhoon) di dekat Kepulauan Marshall, Samudra Pasifik bagian barat, pada Senin (26/10) pagi. Dalam beberapa hari ke depan In-fa diperkirakan masih akan menguat.
In-fa –topan Jepang nomor 31 – selama enam jam terakhir berada 582 km di barat laut Kwajalein dan telah bergerak ke arah utara-barat laut dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 7,6 meter (25 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
In-fa telah bergerak ke arah utara-barat laut. In-fa secara bertahap akan berbelok ke arah barat dan melambat dalam 2 hari ke depan seiring dengan pertemuannya dengan aliran angin timur (easterly flow). Setelah itu, sistem ini akan bergerak lebih cepat ke arah barat hingga barat-barat laut.
JTWC mengatakan inti badai yang sangat padat kemungkinan akan mengalami penguatan lebih lanjut, yang berpotensi terjadi dengan cepat mengingat kondisi saat ini: geseran angin tingkat menengah, suhu permukaan laut yang sangat hangat, serta ventilasi yang kuat ke arah kutub selama 24 jam ke depan.
Selain itu, pergerakan yang lebih lambat dalam 1 hingga 2 hari ke depan akan meningkatkan potensi naiknya air yang lebih dingin dari lapisan bawah laut (upwelling). Oleh karena itu, prakiraan menunjukkan intensitas yang relatif stabil selama periode tersebut.
Fase penguatan kedua akan dimulai setelah sistem ini memperoleh kecepatan yang cukup dan terus bergerak di atas perairan dengan suhu permukaan laut yang sangat hangat.
Menurut JTWC dinamika internal siklon tropis ini sulit diprediksi dan menimbulkan ketidakpastian tambahan terkait intensitas. Oleh karena itu, prakiraan JTWC menetapkan tingkat intensitas yang sama untuk periode 4 hari hingga 5 hari ke depan.
Hampir semua model prakiraan saat ini menunjukkan pergerakan berbelok ke arah barat dalam 2 hari ke depan.
HAFS-A dan COAMPS-TC memprediksi In-fa akan menguat hingga mencapai 220–240 km per jam (120–130 knot) dalam 36 jam.
Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan In-fa bergerak ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot).
Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 992 hPa (hektopaskal), dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).
Menurut JTWC area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 75 km (40 NM), sedangkan area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 220 km (120 NM).
