Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) In-fa terbentuk di dekat Kepulauan Marshall, Samudra Pasifik bagian barat.

Sistem ini dengan cepat berkembang menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm) pada Minggu (25/10) pagi dan diperkirakan akan menjadi topan (typhoon).

In-fa berada 359 km di sebelah barat laut Kwajalein dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 7 meter (23 kaki).

In-fa bergerak telah arah barat laut. JTWC mengatakan sistem ini masih berada dalam lingkungan kendali arah (steering environment) yang lemah, namun diperkirakan akan terus mengalami percepatan ke arah barat laut seiring dengan menguatnya punggung tekanan udara dekat khatulistiwa yang akan mengarahkan badai tersebut selama 36 jam ke depan.

Dalam kurun waktu sekitar 36 jam, punggung tekanan udara subtropis (subtropical ridge) di sebelah barat laut diperkirakan akan meluas ke arah timur, yang akan menciptakan lingkungan kendali arah yang saling bersaing dalam rentang waktu 36 hingga 60 jam ke depan.

Intensitas In-fa diperkirakan akan segera memasuki periode intensifikasi cepat (rapid intensification/RI).

In-fa — Topan Jepang nomor 31– diprediksi akan mengalami intensifikasi cepat selama 36 jam ke depan, sebelum lingkungan kendali arah yang saling bersaing untuk sementara menghentikan proses intensifikasi tersebut, kata JTWC.

Menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), In-fa bergerak ke utara dengan kecepatan 10 km per jam (6 knot). Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 996 hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 25 meter per detik (50 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 35 meter per detik (70 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di barat daya 220 km (120 NM) dan timur laut 165 km (90 NM), kata JMA.

Exit mobile version