Badai Tropis Khanun Masih Bergerak Lambat di Selatan Kagoshima

Siklon tropis Khanun di selatan Kagoshima, Jepang, Senin (7/8). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Khanun masih bergerak lambat di timur-timur laut Pulau Amami Oshima atau selatan Kagoshima, Prefektur Kagoshima, Selasa (8/9) pagi.

Sistem ini membawa angin kencang, gelombang tinggi dan hujan deras. Orang-orang yang berada dalam area dan jangkauan badai diminta untuk waspada.

Informasi yang dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Selasa pukul 05.45 waktu setempat, Khanun dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem.

Menurut Badan Meteorologi Khanun bergerak lambat dengan arah perjalanan ke utara barat laut. Tekanan udara pusat 970 hPa (hektopaskal).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 200 km (110 NM) dan area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 390 km (210 NM).

Khanun diperkirakan masih bergerak lambat hingga Selasa sore, dengan kekuatan siklon tropis yang berkembang ekstrem.

Perubahan lintasan perjalanan diprediksi mengarah ke barat laut hingga Rabu (9/8). Selanjutnya diperkirakan trek lintasan mengarah ke utara barat laut.

Observatorium Hong Kong mengatakan pada Selasa pukul 05.00 Badai Tropis Khanun berpusat sekitar 350 kilometer selatan Kagoshima.

Diperkirakan bergerak ke utara atau utara-barat laut secara perlahan menuju sekitar barat Kyushu Jepang hingga Semenanjung Korea.

Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), Khanun terletak 541 km selatan-tenggara Sasebo, Jepang, dan bergerak ke utara dengan kecepatan 6 km per jam (3 knot).

Sistem ini diperkirakan akan kembali reintensifikasi. Setelah 3 hari, Khanun akan berakselerasi di atas Semenanjung Korea dan mulai berinteraksi dengan ujung depan palung gelombang pendek subtropis dan zona baroklinik yang lemah.

Selanjutnya, sistem tersebut diperkirakan akan menghilang saat melacak ke Korea Utara dan Cina timur laut.

Tinggi gelombang signifikan maksimum 10,4 meter (34 feet), kata JTWC.

Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan Badai Tropis Khanun diperkirakan akan mendekati wilayah barat daya Jepang Kyushu pada hari Rabu.

Pejabat cuaca mendesak orang-orang di area yang luas untuk tetap waspada.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan Khanun bergerak perlahan di atas perairan Pulau Amami Oshima di Prefektur Kagoshima. Dikatakan kecepatan angin maksimum di dekat pusat badai lebih dari 100 kilometer per jam pada Selasa pukul 4 pagi.

Kumpulan awan hujan aktif dapat berkembang di wilayah Amami dan di selatan Kyushu hingga Selasa malam.

Curah hujan yang memecahkan rekor dapat melanda sisi Pasifik Jepang barat dan timur hingga Kamis.

Angin kencang dan gelombang tinggi juga diperkirakan terjadi. Pejabat cuaca mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah dan sungai yang meluap.

Masyarakat yang tinggal jauh dari jalur badai disarankan untuk melakukan persiapan dini, termasuk memeriksa peta bahaya.

Sumber: Japan Meteorological Agency/JMA, Hong Kong Observatory, Zoom.earth/JTWC, dan Nippon Hoso Kyokai (NHK)

Exit mobile version