Darilaut – Serangkaian gempa bumi ganda dahsyat magnitudo (M) 7,2 dan 7,5 meruntuhkan bangunan, mengakibatkan korban tewas dan terluka.
Hingga Jumat (26/6) siang, Menteri Kesehatan negara itu mengatakan setidaknya 235 orang tewas dan 4.300 lainnya terluka. Melansir Aljazeera.com sebagian besar korban tercatat di wilayah pesisir utara La Guaira.
Tim penyelamat berpacu untuk menemukan korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh setelah dua gempa besar berturut-turut melanda Venezuela.
The Associated Press (AP) melaporkan di berbagai kota di Venezuela utara, warga saling membantu menggali reruntuhan untuk mencari orang-orang terkasih pada hari Kamis setelah gempa bumi beruntun menewaskan lebih dari 230 orang dan melukai ribuan lainnya pada malam sebelumnya.
Jumlah korban tewas resmi meningkat menjadi sekitar 235 pada Kamis malam, setidaknya 4.300 orang terluka, kata Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado kepada media pemerintah.
Jumlah korban diperkirakan akan meningkat dengan ribuan orang dilaporkan hilang dan upaya penyelamatan yang panik terus berlanjut.
Para korban luka ditarik keluar dalam keadaan berlumuran debu dan darah, di antaranya anak-anak dan hewan.
Televisi pemerintah Venezuela menayangkan gambar-gambar dramatis penyelamatan, termasuk seorang wanita yang terjebak di bawah lempengan semen dengan hanya satu kaki telanjang yang mencuat sebelum para penyelamat menariknya keluar hidup-hidup. Namun, hanya sedikit tim pencarian pemerintah yang terlihat di luar Caracas.




