Darilaut – Setelah melintasi Teluk Tonkin (Beibu Wan) badai tropis (Tropical Storm) Maysak mendarat untuk kedua kalinya di Kota Móng Cái, Provinsi Quang Ninh, Vietnam, yang berbatasan dengan Dongxing, Provinsi Guangxi, Cina.
Badai Tropis Maysak bergerak melintasi Beibu Wan dan meningkat menjadi badai tropis parah Sabtu (4/7).
Pada Minggu (5/7) pukul 2 pagi, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 140 kilometer di selatan-barat daya Nanning, kata Observatorium Hong Kong (HKO).
Seelumnya Sabtu pukul 22.00, Badai Tropis Parah Maysak berpusat sekitar 150 kilometer di selatan-barat daya Nanning.
Siklon Tropis Maysak akan bergerak ke pedalaman Guangxi hari ini dan melemah secara bertahap.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Maysak telah bergerak ke utara dengan kecepatan 11 km per jam (6 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,5 meter (18 kaki).
Sistem ini akan berbelok ke timur laut dan mempertahankan gerakan tersebut hingga menghilang pada 36 jam berikutnya.
Peluruhan yang stabil hingga cepat akan dimulai karena efek gesekan dan pengeringan daratan dan mengakibatkan menghilang dalam 36 jam.
Sebelumnya, Maysak mendarat pertama kali di Daerah Otonom Lingshui Li, Pulau Hainan, Cina Selatan, pada Jumat (3/7) malam.
