Badai Tropis Mitag di Laut Cina Selatan Mengarah ke Dekat Hong Kong

Badai tropis (tropical storm) Mitag di Laut Cina Selatan, pada Kamis (18/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Mitag terbentuk di Laut Cina Selatan, pada Kamis (18/9) hari ini. Diperkirakan Mitag akan mendarat d dekat Hong Kong.

Untuk hari ini, Mitag berada sekitar 300 kilometer atau lebih jauh dari Hong Kong. Mitag diperkirakan akan menguat secara bertahap hingga Jumat (19/9), mendekati pesisir timur Guangdong.

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Mittag akan dipengaruhi oleh angin muson timur laut dan diperkirakan akan berbelok ke barat, mendekati Muara Sungai Mutiara (Pearl River Estuary).

Namun, menurut HKO, lokasi pendaratan dan intensitasnya masih belum pasti. Observatorium akan menilai perlu atau tidaknya mengeluarkan Sinyal Peringatan Siklon Tropis yang lebih tinggi pada Jumat, tergantung pada intensitas Mittag, jarak zona angin kencangnya dari Hong Kong, dan perubahan angin setempat.

Jalur hujan terluar akibat topan Mitag saat ini sedang memengaruhi pesisir Guangdong. Menjelang Mitag mendekati Hong Kong, angin diperkirakan akan menguat, dengan curah hujan yang semakin meningkat.

HKO memperkirakan pada Sabtu (20/9) Mitag akan membawa badai, hujan, dan badai petir sesekali, disertai hujan lebat dan gelombang laut.

Warga diimbau untuk menjauh dari pantai dan menghindari semua aktivitas air, kata HKO.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Mitag terletak 426 km di tenggara Hong Kong, dan telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4 meter (13 kaki), kata JTWC.

Mitag dengan nama lokal Filipina ”Mirasol” akan terus bergerak ke arah barat laut menuju Tiongkok selatan, kata PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration – Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina). Gangguan cuaca ini kemungkinan akan tetap menjadi badai tropis selama periode prakiraan sebelum melemah saat mencapai daratan di Tiongkok selatan pada hari Sabtu.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Mira mengarah ke barat barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (10 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 1002 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Mitag mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di timur 330 km (180 NM) dan barat 220 km (120 NM), kata JMA.

Exit mobile version