Badai Tropis Nangka Terbentuk di Laut Filipina, Mengarah ke Utara Jepang

Ilustrasi Badai Tropis (Tropical Storm). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Nangka terbentuk di Laut Filipina, Samudra Pasifik, pada Rabu (12/8). Nangka, topan Jepang nomor 17, diperkirakan akan mengarah ke utara Jepang dalam beberapa ke depan.

Nangka saat ini terletak di selatan tenggara Tokyo atau utara barat laut Guam.

Pada Rabu pukul 09.00 Nangka bergerak lambat ke timur-timur laut. Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 994hPa (hektopaskal).

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Nangka mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di selatan 650 km (35 0NM) dan utara 390 km (210 NM), kata JMA.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) bibit siklon tropis 91W saat ini berada di sebelah selatan Jepang. Sistem ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 50–60 km per jam (27–33 knot).

Citra satelit menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang memanjang dan belum terbentuk dengan jelas mulai muncul di sepanjang tepi utara sabuk aliran monsun barat daya, dengan pola konveksi linear yang membentang melintasi pusat tersebut dari arah barat daya ke timur laut, kata JTWC.

Analisis JTWC untuk wilayah tersebut menunjukkan kondisi yang cukup mendukung bagi perkembangan sistem, dengan wind shear rendah (5–10 knot), suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C), serta aliran keluar (outflow) dua saluran yang kuat di lapisan atas atmosfer.

Model prakiraan menunjukkan kesepakatan kuat bahwa sistem tersebut akan menjadi lebih simetris dan menguat dalam 24 jam ke depan sembari bergerak cukup cepat ke arah timur laut.

Exit mobile version