Darilaut – Badai tropis parah (severe tropical storm) Noul diperkirakan akan menguat menjadi topan (typhoon) saat mendekati Hong Kong, Sabtu (25/7) pagi.
Noul yang berada di Laut Cina Selatan terletak 534 km di timur Tenggara Hong Kong. Sistem secara umum akan bergerak ke barat laut dan diperkirakan akan mendarat di dekat Shanwei, bagian timur Provinsi Guangdong.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) pada Sabtu pukul 03.00 waktu setempat, Badai Tropis Parah Noul diperkirakan berada sekitar 570 kilometer timur-tenggara Hong Kong.
Sistem diperkirakan bergerak ke barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 26 kilometer per jam, kata HKO.
Noul topan Jepang nomor 12, pada Sabtu pagi, menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 30 km per jam (15 knot).
Siklon tropis yang berkembang ekstrem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (55 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 40 meter per detik (80 knot).
Menurut JMA badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 85 km (45 NM), sedangkan area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur 300 km (160 NM) dan barat 165km (90 NM).
Tekanan udara pada pusatnya 980hPa (hektopaskal), kata JMA.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Noul telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 28 km per jam (15 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,1 meter (20 kaki).
Noul diperkirakan akan meningkat intensitasnya selama 24 jam ke depan dan memasuki lingkungan yang sangat menguntungkan di Laut Cina Selatan.
Siklon tropis Noul diperkirakan mencapai intensitas puncaknya dalam 24 jam pada kecepatan 155 km per jam (85 knot), tepat sebelum mendarat di timur laut Hong Kong, kata JTWC.
