Badai Tropis Terbentuk di Dekat Kepulauan Ogasawara Jepang

Badai Tropis (tropical storm) di dekat Kepulauan Ogasawara, Jepang, pada Sabtu (12/7). GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai Tropis (tropical storm) terbentuk di dekat Kepulauan Ogasawara, Jepang, di Samudra Pasifik bagian barat, pada Sabtu (12/7).

Sistem ini diperkirakan akan tetap sebagai badai tropis kemudian akan melemah menjadi ekstratropis sebelum mendarat di Hokkaido, prefektur paling utara Jepang.

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan badai tropis 06W terletak 93 km di barat laut Iwo To, dan telah bergerak ke arah timur dengan kecepatan 9 km per jam (5 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki), kata JTWC.

06W diperkirakan akan bergerak ke utara selama 2 hari ke depan. Dalam 2 hari, 06W akan berbelok ke utara-timur laut.

Badai tropis 06W akan menjadi ekstratropis karena suhu permukaan laut yang dingin.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) saat ini sistem dengan kekuatan siklon tropis tersebut hampir tidak bergerak.

Tekanan udara pada pusatnya 1002 hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 15 meter per detik (30 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 23 meter per detik (45 knot), kata JMA.

Bibit 92W

Sementara itu, bibit siklon tropis 92W saat ini berlokasi di dekat Shanghai, Cina. Sistem ini memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, menurut JTWC.

Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan adalah sekitar 40–50 km per jam (22–28 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1000 hPa.

Sistem ini berada pada suhu permukaan laut yang hangat (27–28°C). 92W diperkirakan akan bergerak ke perairan yang lebih dingin dalam 24 hingga 36 jam ke depan.

Bibit 91W

Bibit siklon tropis 91W saat ini berada di dekat Kepulauan Tokara, Jepang. Sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin permukaan maksimum sekitar 30 km per jam (15 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1004 hPa.

Exit mobile version