“Kami juga mendukung upaya untuk segera menilai skala bencana ini,” kata Dujarric, seraya menyebutkan upaya penilaian yang sedang berlangsung.
“Kantor PBB kami di Tiongkok juga melaporkan adanya kerusakan serta jumlah korban dan kehancuran yang signifikan di wilayah otonom Tibet, Tiongkok. Tentu saja, kami siap membantu upaya yang dipimpin pemerintah di Tiongkok.”
Respons cepat dalam situasi darurat merupakan salah satu prioritas utama PBB, termasuk memberikan dukungan cepat untuk menangani banjir parah di Nepal.
Mitra kemanusiaan PBB juga bergerak di Nepal; organisasi Save the Children telah mulai mengerahkan staf ke distrik Nuwakot yang terdampak banjir, dan Palang Merah Nepal telah mengirimkan 200 paket hunian darurat.
Berikut adalah gambaran singkat mengenai upaya PBB yang sedang berlangsung:
• World Food Programme (WFP) menyediakan jatah bantuan darurat bagi wilayah terdampak serta dukungan logistik bagi otoritas nasional.
• Dua staf dari World Health Organization (WHO) telah berada di lokasi membawa perlengkapan medis yang memadai untuk sekitar 10.000 orang selama tiga bulan, serta tenda dan dukungan logistic.
• Mulai hari Kamis, UNICEF akan mengerahkan staf dan truk yang mengangkut pasokan bantuan.
• UNDP sedang memobilisasi dukungan pengelolaan data dan mengirimkan Relawan PBB (UN Volunteers).




