Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Narra masih berada di Teluk Tonkin atau Beibu Wan di hari ke-4, pada Selasa (25/8). Sistem ini membawa hujan lebat, angin kencang dan laut yang bergelombang.
Hujan deras berkepanjangan yang dibawa badai Narra telah menyebabkan banjir dan tanah longsor meluas di seluruh Vietnam utara.
Narra — topan Jepang nomor 19 — terletak 213 km di sebelah tenggara Hanoi, Vietnam, dan telah bergerak ke arah selatan dengan kecepatan 6 km per jam (3 knot) selama 6 jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan atau Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 4 meter (13 kaki).
Narra diperkirakan akan mulai bergerak perlahan ke arah timur dalam 12 jam ke depan seiring melemahnya punggungan tekanan tinggi subtropis di utara dan menguatnya punggungan tekanan tinggi dekat-khatulistiwa di selatan yang menjadi mekanisme pengarah utama.
Pada Senin (24/) malam pukul 23.00 waktu setempat, Badai Tropis Narra berada sekitar 310 kilometer di sebelah barat Haikou. Badai ini diperkirakan bergerak lambat dan bertahan di sekitar wilayah Beibu Wan, kata Observatorium Hong Kong (HKO).
HKO mengatakan siklon tropis Narra akan bergerak menyusuri wilayah pesisir barat Semenanjung Leizhou hari ini dan besok.
Menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) badai tropis Narra telah bergerak ke selatan tenggara dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot).
Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 994 hPa (hektopaskal).
Narra mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 20 meter per detik (40 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 30 meter per detik (60 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di barat daya 220 km (120 NM) dan timur laut 165 km (90 NM), kata JMA.
JTWC memperkirakan pendaratan di Cina bagian selatan dalam waktu sekira 2 hari di dekat Semenanjung Leizhou.
Mengenai intensitas Narra diperkirakan mulai melemah saat mendekati pesisir Tiongkok seiring dengan meningkatnya geseran angin (wind shear) dari arah timur-timur laut dan masuknya udara kering (dry air entrainment).
Banjir di Vietnam Utara
Melansir Vietnamnews.vn, hujan deras berkepanjangan yang dibawa oleh badai Narra telah menyebabkan banjir dan tanah longsor meluas di seluruh Vietnam utara, mengakibatkan kerusakan pada ribuan rumah serta menyulitkan warga menghadapi naiknya permukaan air, pemadaman listrik, dan gangguan perjalanan.
Tim darurat dan tim bantuan telah dikerahkan untuk mengevakuasi warga dan memberikan bantuan pokok.
Kenaikan debit sungai dan banjir terjadi berbagai wilayah di Provinsi Bắc Ninh, memaksa 1.423 keluarga untuk mengungsi atau memindahkan harta benda mereka ke tempat yang aman.
Hingga pukul 07.00 pagi hari Senin, tercatat sebanyak 1.423 keluarga terdampak oleh langkah-langkah relokasi, menurut Dinas Pertanian dan Lingkungan Hidup provinsi setempat.
Sebanyak tiga belas stasiun pompa telah terendam banjir, sementara 90 titik penyeberangan sungai dan anak sungai terendam air atau meluap.
Pihak berwenang juga mencatat 39 titik tanah longsor di sepanjang jalan serta 33 kasus keruntuhan lereng di jalan raya nasional dan provinsi.
Di tengah situasi banjir yang rumit, otoritas Bắc Ninh telah memerintahkan pemerintah tingkat komune dan kelurahan untuk bersiaga penuh sepanjang waktu serta memantau curah hujan dan ketinggian air sungai secara ketat.
