Darilaut – Pulau Sukun di Laut Flores termasuk salah satu yang terdampak langsung gempa magnitudo (M) 7,7 Nusa Tenggara Timur.
Pada Jumat (21/8) dan Minggu (23/8) tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendistribusikan bantuan logistik, obat-obatan dan peralatan komunikasi di Desa Samporong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Desa Samparong di Pulau Sukun salah satu desa di wilayah gugus Teluk Maumere, pulau kecil terjauh di laut Flores yang perbatasan langsung dengan Kabupaten Selayar Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan situs web samparong.digitaldesa.id, jumlah penduduk yang bermukim di pulau kecil ini 758 jiwa. Terdiri atas perempuan 390 jiwa dan laki-laki 368 jiwa.
Pulau Sukun awalnya disebut Sukur. Dalam perkembangan nama Sukur berubah menjadi Sukun. Perubahaan ini terjadi karena kebiasaan pelafalan dalam keseharian masyarakat Sikka yang lebih mudah mengucapkan “N” ketimbang “R”.
Sebutan Nama pulau Sukur pertama kali muncul dari nelayan asal Bugis. Ketika dalam pelayaran, nelayan mengalami kehabisan air. Untuk memenuhi kebutuhan air, akhirnya para nelayan memutuskan untuk berlabuh di pulau ini.
Sebelum nelayan Bugis menginjakan kaki di pulau ini, sudah ada yang lebih dulu mendiami pulau ini.
Sumur tua yang ditemukan nelayan Bugis diberi Nama “Bubung Gette”sekaligus menyebut Pulau Sukur.




