Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Bencana banjir melanda Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada Senin (13/11). FOTO: BPBD Kabupaten Samosir/ BNPB

Darilaut – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia menyebabkan banjir di beberapa daerah.

Di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, seorang warga dilaporkan hilang, sementara di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, satu anak bawah lima tahun (balita) meninggal dunia karena terseret arus banjir.

Banjir di Samosir terjadi pada Senin (13/11). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir menyebabkan lima rumah rusak berat, empat jembatan rusak dan jaringan irigasi serta air bersih juga rusak.

Selain itu, tiga gedung fasilitas pendidikan, dua gedung pusat kesehatan, dua unit gereja dan 266 hektar lahan pertanian juga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pencarian warga yang dilaporkan hilang akibat banjir.

Banjir bandang juga melanda Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (13/11) malam. Peristiwa ini mengakibatkan satu balita berusia dua tahun meninggal dunia.

Banjir bandang menerjang Desa Pasir Panjang, Kecamatan Semadam. Sedangkan wilayah lainnya mengalami banjir setelah hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh Tenggara.

Hujan lebat berdurasi lama itu mengakibatkan debit air Sungai Lawe Kinga, Sungai Pasar Puntung, Sungai Lawe Alas, Sungai Lawe Bulan dan Sungai Gunung Malas Bukit Baru meluap ke pemukiman warga sekitar pukul 22.00 WIB.

Banjir menyebabkan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Aceh Tenggara rusak. Tercatat tiga jembatan mengalami sumbatan yaitu di Desa Kuning (Kecamatan Bambel), Desa Pasir Puntung (Kecamatan Semadam), dan Desa Bukit Baru (Kecamatan Ketambe). Oprit Jembatan Desa Mbarung di Kecamatan Babussalam dilaporkan jebol dan ambruk.

Sementara itu, jembatan titi gantung di Desa Mendabe mengalami rusak berat. Banjir juga menyebabkan tanggul Lawe Kisam di Desa Biak Muli baru jebol. Saluran irigasi Lawe Ski di Desa Peseluk Pesimbe Kecamatan Deleng Pokhkison rusak berat.

Sebanyak 50 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara terdampak banjir. Hujan deras di daerah hulu kawasan Gunung Leuser menyebabkan banjir di sejumlah tempat.

Sebelumnya, pada Sabtu (11/11) banjir melanda Kabupaten Aceh Tengah. Peristiwa banjir bandang terjadi di Kampung Toweren Owaq, Kampung Toweren Uken, dan Kampung Toweren Antara di Kecamatan Lut Tawar.

Banjir juga merendam ratusan warga di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Jumat (10/11).

Pusdalops BNPB mencatat sebanyak 376 rumah warga terendam banjir. Selain berdampak pada pemukiman, banjir juga merendam fasilitas pendidikan 1 unit dan fasilitas tempat ibadah 1 unit.

Selain itu, satu jembatan penghubung antar desa mengalami kerusakan. Warga terdampak banjir tercatat 1.120 jiwa. Wilayah yang dilanda banjir yaitu Desa Temuyuk dan Desa Pantas.

Exit mobile version