Darilaut – Topan (Typhoon) Jangmi mendekati Kepulauan Okinawa, sekaligus Kepulauan Ryukyu, Jepang, pada Senin (1/6).
Jangmi terletak 250 km di selatan Naha, Pulau Okinawa atau 575 km timur Taiwan, pada Senin pagi.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Jangmi, telah bergerak ke utara dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 12,2 meter (40 kaki), kata JTWC.
JTWC memperingatkan ini adalah sistem yang berbahaya. Potensi bahayanya meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, laut yang bergelombang, tanah longsor, dan banjir bandang.
Sistem ini diperkirakan akan bergerak ke utara dengan kecepatan yang hampir sama selama 12 jam ke depan saat melintasi poros punggung tersebut, sebelum berbelok ke timur laut dan mulai berakselerasi.
Jangmi diproyeksikan akan mendarat di Okinawa dalam 18 hingga 20 jam ke depan, kemudian bergerak ke timur laut di sepanjang Ryukyu selama 24 jam berikutnya, kata JTWC.
Sistem tersebut kemudian terus berakselerasi ke arah timur laut sejajar dengan rantai Ryukyu utara sebelum melewati selatan Kyushu dan Shikoku dalam 2 hari.
JTWC memperkirakan Jangmi akan mendarat untuk kedua kalinya di sepanjang bagian selatan Semenanjung Izu sebelum dengan cepat melintasi jalur selatan menuju Teluk Tokyo dan Yokosuka dalam 60 jam berikutnya.



