Darilaut – Topan Hinnamnor pada Minggu (4/9) pagi telah keluar dari area tanggung jawab Filipina. Hinnamnor dengan nama Filipina “Henry” terus bergerak ke utara di Laut Cina Timur.
PAGASA Filipina dalam buletin yang dikeluarkan Minggu pukul 05.00 waktu setempat menjelaskan topan Henry akan terus bergerak secara umum ke utara atau barat laut di atas Laut Cina Timur.
Menurut PAGASA lokasi mata (pusat) topan Henry diperkirakan berdasarkan semua data yang tersedia berada 590 km timur laut Itbayat, Batanes, koordinat 25,4 °LU, 124,7 °E.
Sistem ini bergerak ke utara barat laut dengan kecepatan 15 km per jam.
“Angin berkelanjutan maksimum 150 km per jam di dekat pusat dan hembusan angin hingga 185 km/jam,” tulis PAGASA. Prediksi Minggu pukul 14.00 posisi pusat topan ini berjarak 715 km timur laut Itbayat.
Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Minggu pukul 08.00 waktu setempat, Hinnamnor dengan kekuatan angin topan yang kuat, berada pada posisi posisi 25.9N – 124.7E.
Arah perjalanan ke utara dengan kecepatan 15km per jam (8 knot). “Tekanan udara pusat 950 hPa,” tulis Badan Meteorologi Jepang.
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di timur laut 240 km (130NM) dan barat daya 165km (90 NM). Sementara area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih pada area 650 km (350NM).
Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasIkan Hinnamnor terletak 356 km barat-barat daya Pangkalan Udara Kadena. Dalam enam jam terakhir, sistem ini telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).
“Setelah melintasi Ryukyus selatan, Hinnamnor akan memulai fase intensifikasi ulang saat bergerak ke perairan dangkal dan hangat di Laut Cina Timur,” tulis JTWC.
Sistem ini diperkirakan akan melacak ke utara selama 24 jam ke depan sebelum berbelok tajam ke timur laut saat mengelilingi sumbu punggungan subtropis di depan palung lintang tengah yang mendekat.
Sumber: PAGASA Filipina, Badan Meteorologi Jepang/JMA, Administrasi Meteorologi China/CMA, dan Zoom.earth/JTWC
