Darilaut – Kesehatan laut menjadi fokus untuk nominasi Champions of the Earth 2026. Program Lingkungan PBB (UNEP) telah membuka nominasi untuk penghargaan Juara Bumi – penghargaan lingkungan tertinggi PBB – tahun ini untuk pemimpin di garis depan dalam menjaga lautan, ekosistem yang penting bagi kehidupan di Bumi yang semakin tertekan.
Selama lebih dari dua dekade, penghargaan Juara Bumi telah mengakui para pelopor yang karyanya telah membentuk kebijakan dan praktik lingkungan di seluruh dunia.
Edisi tahun ini UNEP mencari nominasi individu, organisasi, dan pemerintah yang mendorong upaya untuk melindungi dan memulihkan kesehatan laut—suatu bidang yang sangat penting bagi stabilitas iklim, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Lautan Penting untuk Kehidupan
Lautan meliputi lebih dari 70 persen planet ini, menyerap lebih dari 90 persen panas berlebih yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca, dan menyerap sekitar sepertiga karbon dioksida yang dilepaskan oleh aktivitas manusia.
Lautan menopang ekonomi biru senilai lebih dari US$1,5 triliun, serta kehidupan, budaya, dan sistem pangan jutaan orang di seluruh dunia.
Namun, hanya 15 persen garis pantai yang tetap utuh secara ekologis. Polusi, hilangnya habitat, limpasan sedimen, dan air limbah yang tidak diolah mengikis ekosistem laut, mendorong hilangnya keanekaragaman hayati, dan mengancam komunitas yang bergantung pada laut.
Data yang terbatas dan tata kelola yang terfragmentasi membuat tindakan terkoordinasi menjadi semakin mendesak.
Penghargaan Champions of the Earth 2026 akan diberikan kepada para pemimpin yang karyanya memberikan solusi untuk memulihkan ekosistem laut dan pesisir, mengurangi risiko iklim, dan menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan.
Area fokus utama Penghargaan Champions of the Earth tahun ini meliputi:
1. Pencegahan polusi – Mengatasi polusi dari sumber hingga laut, termasuk air limbah, nutrisi, bahan kimia, dan sedimen, melalui solusi yang menghubungkan daratan, air tawar, pantai, dan laut.
2. Perlindungan dan restorasi ekosistem – Memperkuat ketahanan laut, melindungi dan memulihkan terumbu karang, hutan bakau, padang lamun, dan habitat vital lainnya, serta mengurangi risiko iklim bagi masyarakat pesisir.
3. Ekonomi biru berkelanjutan – Mendukung mata pencaharian yang adil dan berkelanjutan yang melindungi alam sekaligus memajukan peluang ekonomi.
4. Sains, data, dan kerja sama – Memperluas penelitian ilmiah, data, keuangan, dan kemitraan regional, termasuk melalui Konvensi Laut Regional dan Rencana Aksi, untuk mempercepat dampak kolektif.
Nominasi dibuka mulai 5 Maret – 15 April 2026. Individu, organisasi, dan entitas pemerintah dapat dinominasikan dalam kategori Kepemimpinan Kebijakan, Inspirasi dan Aksi, Visi Kewirausahaan, dan Sains dan Inovasi. Pemenang akan diumumkan pada akhir tahun 2026.
Pada tahun 2025, UNEP memberikan penghargaan kepada individu dan organisasi yang mendorong aksi iklim melalui kebijakan dan solusi inovatif dan berkelanjutan. Penerima penghargaan termasuk:
• Pacific Islands Students Fighting Climate Change, sebuah LSM yang dipimpin oleh kaum muda
• Supriya Sahu, Sekretaris Utama Tambahan Pemerintah Tamil Nadu, India
• Mariam Issoufou, pengusaha Niger
• Imazon, sebuah lembaga penelitian Brasil
• Manfredi Caltagirone (anumerta), ahli metana Italia
Sejak didirikan pada tahun 2005, penghargaan Juara Bumi telah memberikan pengakuan kepada 127 penerima penghargaan.
