Bibit 90S di Selatan NTT Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit siklon tropis 90S (Tropical Low 14U) berpeluang tinggi menjadi siklon tropis. Bibit ini terletak di Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) atau utara Australia Barat, Samudra Hindia.

Menurut  Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) sistem ini memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Analisis menunjukkan bahwa 90S berada dalam lingkungan yang kondusif untuk pengembangan lebih lanjut.

Hal ini karena suhu permukaan laut yang sangat hangat (30-31°C), aliran keluar radial yang baik di atas, dan geser angin rendah (5 hingga 10 knot).

Diperkirakan bibit 90S akan dengan cepat berkonsolidasi dan terus melacak ke barat daya selama 24 jam ke depan.

Biro Meteorologi (BOM) Australia mengatakan Tropical Low 14U dengan intensitas angin tropis rendah dan berkelanjutan di dekat pusat 55 kilometer per jam dan hembusan angin hingga 85 kilometer per jam.

14U yang berkembang di utara Australia Barat berpeluang tinggi untuk mencapai intensitas siklon tropis.

Sistem diperkirakan akan bergerak ke barat daya dan kemungkinan akan terus menguat selama beberapa hari ke depan, dan diperkirakan akan mencapai Kategori 4 pada hari Selasa, kata Biro Meteorologi.

Bibit 99S

Selain itu, bibit 99S (Tropical Low 15U) saat ini terletak di dekat Kepulauan Cocos (Keeling) di Samudra Hindia Selatan.

Sistem ini memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata JTWC.

Analisis menunjukkan bahwa bibit 99S berada di lingkungan yang menguntungkan untuk pengembangan lebih lanjut karena suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C).

Exit mobile version