Bibit Siklon Tropis 97S Berada di Laut Timor

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit Siklon Tropis 97S (Tropical Low 16U) saat ini berada di Laut Timor (Timor Sea), pada Senin (19/1) pagi.

Sistem ini berjarak 455 km Tenggara Kupang Nusa Tenggara Timur, 437 km Selatan Timor Leste dan 432 km barat-barat daya Darwin, Australia.

Kemungkinan besar sistem tekanan rendah tropis 16U akan berkembang menjadi siklon tropis di lepas pantai barat laut Australia mulai pertengahan minggu, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.

Biro Meteorologi  memperkirakan 16U akan bergerak ke arah barat dan berada di lepas pantai utara Kimberley pada pertengahan minggu ini. Ada kemungkinan besar 16U akan berkembang menjadi siklon tropis pada hari Kamis (22/1).

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bibit Siklon Tropis 97S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan wilayah perairan di Indonesia.

Dampak hingga tanggal 19 Januari 2026 pukul 07.00 WIB berupa hujan sedang – lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Banda, perairan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Babar & Kepulauan Tanimbar, dan Laut Arafuru bagian tengah dan timu.

Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di perairan Kupang, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT, dan Laut Arafuru bagian barat.

Prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas sistem ini diprakirakan akan cenderung meningkat ditandai dengan pola sirkulasi yang semakin tertutup di lapisan permukaan serta peningkatan kecepatan angin maksimum hingga 25 knot (46 km per jam). Terutama di sebelah barat laut pusat sirkulasi dengan pergerakan ke arah barat.

Prediksi 48-72 jam ke depan intensitas sistem diprakirakan terus meningkat menjadi 25-30 knot (46-55 km per jam) di sebagian sektor barat hingga utara sistem, serta diprediksi bergerak ke arah barat mulai menuju wilayah perairan di utara Australia.

Menurut Joint Typhoon Warning Center (JTWC) sistem ini memiliki kemungkinan rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Bibit Siklon Tropis 97S mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 30 km/jam (15 knot).

Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 998 hPa (hektopaskal), kata JTWC.

Exit mobile version