Bibit Siklon Tropis 98P Mendekati Broome di Australia Barat

Bibit Siklon Tropis 98P (Tropical Low 21U) di dekat Broome, Australia Barat, pada Kamis (5/2) malam. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit Siklon Tropis 98P (Tropical Low 21U) mendekati Broome di Australia Barat, pada Kamis (5/2) malam. Sistem ini diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang di Pilbara dan dapat berdampak hingga Nusa Tenggara Timur.

98P (21U) berkembang di darat di Wilayah Utara, Northern Territory, dan bergerak ke Australia Barat (Western Australia).

Pada Kamis malam, menurut Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia, 21U dengan jarak 165 kilometer di sebelah timur Broome dan 610 kilometer di sebelah timur laut Port Hedland.

Sistem Tekanan Rendah Tropis 21U diperkirakan akan berkembang di lepas pantai Pilbara utara, kata Biro Meteorologi.

Zona pengawasan saat ini berada di Onslow hingga De Grey, termasuk Karratha, Port Hedland, dan Pulau Barrow.

Sistem yang bergerak ke barat dengan kecepatan 25 kilometer per jam ini mengemas angin kencang di dekat pusatnya 30 kilometer per jam, embusan angin hingga 85 kilometer per jam.

Prakiraan jalur lintasan Bibit Siklon Tropis 98P (Tropical Low 21U) pada Kamis (5/2) malam. GAMBAR: BOM AUSTRALIA

Menurut Biro Meteorologi 21U terletak di atas Kimberley barat dan bergerak ke barat. Diperkirakan akan bergerak ke lepas pantai Kimberley pada hari Jumat (6/2).

Setelah berada di lepas pantai, 21U diperkirakan akan berkembang di pantai Pilbara selama akhir pekan, mencapai kekuatan kategori 1 pada hari Sabtu (7/2).

Selama akhir pekan, 21U diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya, tetap sejajar dengan pantai Pilbara, menurut Biro Meteorologi.

Biro Meteorologi memperkirakan bahaya angin kencang dengan embusan angin yang merusak hingga 120 km per jam dapat terjadi di daerah pesisir antara De Grey dan Onslow hari Sabtu dan Minggu.

Hujan lebat hingga sangat lebat, menurut Biro Meteorologi, dapat menyebabkan banjir bandang mungkin terjadi mulai Jumat sore di pantai Pilbara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 98P memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga Jumat 6 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.

Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Tinggi Gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Sawu, perairan Kep. Leti – Sermata, perairan Kepulauan Babar – Tanimbar, Samudra Hindia selatan NTT, dan Laut Arafuru bagian barat, kata BMKG.

Prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas bibit 98P akan meningkat dengan kecepatan angin sekitar sistem antara 20-25 knot, pergerakan perlahan ke arah barat-barat daya memasuki wilayah pesisir barat Australia.

Sementara dalam 48 jam ke depan sistem memasuki perairan di barat laut Australia dengan intensitas masih terus meningkat dengan perluasan kecepatan angin 25 knot di hampir sebagian besar kuadran dengan mulai terpantau angin 30 knot di sebagian kecil kuadran timur laut, kata BMKG.

Sistem ini berada di atas Australia Barat, memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan,  kata Pusat Peringatan Topan Gabungan – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Menurut JTWC kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 35–45 km per jam (18–23 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1001 hPa (hektopaskal).

Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang menguntungkan untuk perkembangan saat ini dengan geser angin rendah (10–15 knot) dan aliran keluar yang baik di lapisan atas.

Exit mobile version