Bibit Siklon Tropis 99W Menginduksi Terbentuknya Angin Permukaan

Ilustrasi siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Bibit Siklon Tropis 99W yang terpantau berada di pesisir Vietnam bagian utara menginduksi terbentuknya Low Level Jet (angin pada lapisan permukaan dengan kecepatan >25 knot) di Laut Andaman, Teluk Thailand, Laut Natuna Utara dan Laut Cina Selatan.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudera Hindia barat Sumatera Barat dan di Papua yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Sumatera Barat, di Bengkulu, di Maluku, di perairan sebelah utara Papua Barat dan di Papua Barat.

Deputi Bidang Meteorologi telah mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca tersebut pada Senin (11/7) pukul 11:53 WIB.

Daerah konvergensi lainnya, menurut Deputi Bidang Meteorologi, memanjang di Aceh, di Jawa Tengah, di perairan sebelah selatan Jawa, di Jawa Timur, di Selat Karimata, di Laut Natuna, di utara Kalimantan Utara, di Kalimantan Selatan, di Kalimantan Timur.

Kemudian, dari Selat Makassar bagian selatan hingga Kalimantan Selatan, dari Sulawesi Tengah bagian timur hingga Laut Sulawesi, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah bibit siklon tropis/ sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/ low level jet tersebut, tulis Deputi Bidang Meteorologi.

Layanan satelit Zoom.earth, Senin (11/7) menginformasikan bibit 99W dengan kecepatan angin 30 km per jam, dengan tekanan permukaan laut 1002 hPa.

Daerah ini sedang diselidiki potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis.

Bibit 90W

Sementara bibit siklon tropis 90W saat ini berada di Laut Filipina, Samudra Pasifik. Sistem ini berada di timur Manila, Filipina.

Joint Typhoon Warning Center (JTWC) menginformasikan sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Gambar satelit menunjukkan konveksi yang melebar ke barat dari sirkulasi tingkat rendah (LLC) yang didefinisikan dengan lemah.

Analisis menunjukkan geseran angin yang menguntungkan (5 hingga 10 knot), arus keluar yang wajar ke arah barat, dan suhu permukaan laut yang hangat (29-30 ° C).

Angin permukaan sekitar 30 – 35 km per jam (15-20 knot). Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1005 mb.

Exit mobile version