Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Ilustrasi depresi tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Depresi tropis (Tropical Depression) dengan nama Filipina “Queenie” sedang berkembang di dekat Guam, Samudra Pasifik, pada Selasa (22/9) malam. Siklon tropis ini berkembang dari bibit siklon tropis 91W.

Sistem ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 35–45 km per jam (18–23 knot).

Analisis JTWC menunjukkan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan sistem, dengan geseran angin rendah (10 – 15 knot), aliran keluar (outflow) yang baik ke arah khatulistiwa, dan suhu permukaan laut yang hangat (29 – 30°C).

Model deterministik dan ensemble global memprediksi terbentuknya depresi tropis dalam waktu 1 hingga 2 hari seiring pergerakan sistem ke arah barat laut.

Adapun citra satelit dan data lintasan MetOp-C ASCAT menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang sedang menguat namun tertutup oleh aktivitas konveksi yang meluas dan tidak merata.

Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) mengatakan siklon tropis diperkirakan akan terbentuk secara bertahap di Pasifik Utara bagian barat, di sebelah timur Filipina, dalam beberapa hari ke depan.

Sistem ini bergerak menuju wilayah Selat Luzon dan perairan di sebelah timur Taiwan pada akhir minggu ini. Namun, pergerakan selanjutnya masih belum dapat dipastikan.

Menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina atau Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration (PAGASA) depresi tropis ini diperkirakan akan bergerak secara umum ke arah barat-barat laut dalam 3 hari ke depan dan akan memasuki Area Tanggung Jawab Filipina (PAR) pada Kamis (24/9) pagi.

Setelah memasuki Area Tanggung Jawab Filipina, siklon tropis ini akan diberi nama local Queenie, kata PAGASA.

PAGASA memperkirakan gangguan cuaca ini dapat menguat menjadi Badai Tropis (Tropical Storm) sebelum memasuki Area Tanggung Jawab Filipina, dan mungkin mencapai kategori Topan (typhoon) menjelang akhir pekan.

Exit mobile version