Darilaut – Prediksi curah hujan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Dasarian I hingga II November 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah (0–150 mm/dasarian).
Potensi hujan sedang hingga lebat tersebutyang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah wilayah, sementara daerah dengan curah hujan terbatas tetap perlu mengantisipasi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) BMKG juga menunjukkan sebanyak 543 titik pengamatan mengalami kategori sangat panjang hingga ekstrem panjang. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi kering masih berlangsung di sejumlah wilayah, meskipun hujan signifikan telah terjadi di wilayah lainnya.
Menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG kondisi kering tersebut juga perlu menjadi perhatian terkait potensi kebakaran hutan dan lahan. Hasil pemantauan satelit menunjukkan bahwa titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi paling banyak terdeteksi di Papua Selatan sebanyak 615 titik, diikuti Kalimantan Tengah (255 titik) dan Kalimantan Timur (223 titik).
Potensi hujan sepekan ke depan, pada 6 – 8 November 2026, perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, KepulauanRiau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.




