Depresi Tropis Terbentuk di Laut Filipina

Perkiraan trek lintasan depresi tropis (tropical depression) Obet di Laut Filipina bergerak ke Selat Luzon. GAMBAR: PAGASA

Darilaut – Bibit siklon tropis 92W telah membentuk depresi tropis (tropical depression) di Laut Filipina, Samudra Pasifik, Rabu (19/10).

Sistem dengan nama Filipina “Obet” ini diperkirakan akan bergerak lambat ke barat laut hingga malam ini.

Menurut Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina, Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), Obet akan meningkat secara bertahap dan dapat mencapai kategori badai tropis pada Jumat (21/10) malam atau Sabtu (22/10) pagi.

Dalam buletin PAGASA yang dikeluarkan hari ini pukul 11.00 waktu setempat, menjelaskan intensifikasi lebih lanjut mungkin terjadi setelah Obet mencapai Laut Filipina Barat (Laut Cina Selatan).

Depresi Tropis Obet yang mengarah ke barat laut akan mengambil trek lintasan barat barat daya Kamis (20/10) hingga Jumat pagi.

Selanjutnya, diperkirakan pada Jumat sore hingga Sabtu akan mengarah ke barat, kemudian menuju Luzon Utara atau Selat Luzon.

Depresi tropis ini akan membawa curah hujan lebat, angin kencang dan gelombang laut di pesisir Luzon Utara.

Dalam 24 jam ke depan, menurut PAGASA, efek gabungan dari aliran angin permukaan timur laut dan siklon tropis yang mendekat juga dapat membawa gelombang laut di pesisir Luzon Tengah (1,5 hingga 3,5 m) dan pesisir barat dan timur Luzon Selatan (1,2 hingga 3,0 m).

Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Rabu menginformasikan 92W (Obet) akan bergerak ke barat selama 2 hari ke depan dengan pengembangan bertahap.

Angin permukaan sekitar 20 – 30 km per jam atau 10-15 knot. Tekanan permukaan laut minimum mendekati 1005 hPa (hektopaskal).

Analisis menunjukkan sistem berada dalam lingkungan yang sedikit menguntungkan untuk pengembangan yang ditentukan oleh arus keluar khatulistiwa yang kuat dan suhu permukaan laut yang hangat, 28°C – 30°C, diimbangi oleh geseran angin 15 – 20 knot.

Sumber: PAGASA/Filipina, Zoom.earth/JTWC

Exit mobile version