Jakarta – Sedikitnya 9 spesies ikan nike ditemukan di perairan Gorontalo, Teluk Tomini. Temuan ini hasil identifikasi Femy M Sahami yang disampaikan dalam Promosi Doktor yang digelar di ruang sidang lantai 4 rektorat Universitas Sam Ratulangi, Manado, Selasa (4/2).
“Hasil penelitian telah menemukan ikan nike yang ada di perairan Teluk Tomini Kota Gorontalo terdiri dari 9 spesies,” kata Femy, dosen di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (6/2).
Dalam penelitian ini telah teridentifikasi 3 jenis ikan goby dewasa yang memiliki kesamaan secara genetik dengan ikan nike yang merupakan induk dari ikan nike.
Menurut Femy, induk ini ditemukan di Sungai Bone dan Sungai Bolango. Dalam penelitian ini telah ditemukan pula dua spesies yang merupakan new record di perairan Gorontalo.
Sidang promosi doktor dipimpin langsung Rektor Unsrat Prof Dr Ellen Joan Kumaat. Penyanggah lainnya dalam Promosi Doktor ini Rektor Universitas Negeri Gorontalo Dr. Eduart Wolok, Dekan FPIK Unsrat Prof Farnis Boneka, Koordinator Program Studi Doktor llmu Kelautan Dr Ridwan Lasabuda. Kemudian, Dr Adnan Wantasen, Dr Silvester Pratasik, Dr Abd Hafidz Olii, Prof Dr Charles Kepel dan Prof Dr Grevo Gerung sebagai Sekretaris Sidang Komisi.
Dalam disertasi ini Femy mengambil studi dengan judul Filogenik Molekular dan Karateristik Morofologi Ikan Nike di Perairan Pesisir Teluk Tomini Kota Gorontalo. Penelitian ini berlangsung sejak bulan oktober 2018 hingga oktober 2019 di perairan Gorontalo, sekitar Leato dan Tanjung Keramat.
Pengambilan sample ikan nike dilakukan setiap kemunculan yang berasal dari hasil tangkapan nelayan.
Sample dikelompokkan berdasarkan perbedaan pola melanofor dan teridentifikasi sebanyak 20 kelompok yang diberi kode N1-N20. Setiap kelompok diambil lima invididu untuk analisis molekular.
Selain Femy, Promosi Doktor lainnya adalah Yuniarti Koniyo yang juga dosen di FPIK UNG. Disertasi Yuniarti dengan judul “Penggunaan Ekstrak Pakis Sayur Sebagai Bahan Pakan Buatan Untuk Kepiting Bakau dengan Sistem Crab Ball.”
Dekan FPIK UNG Hafidz Olii mengatakan, dengan bertambahnya Tenaga Pendidik bergelar Doktor akan semakin menguatkan kepercayaan diri dan kualitas pendidikan Bidang Perikanan dan Kelautan.
Menurut Rektor UNG Eduart Wolok, kehadiran dua Doktor bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan sangat penting bagi UNG dalam mendukung program pengembangan kemaritiman di wilayah Teluk Tomini.
Editor: Rachmad Hidayah
