Dua Bibit Siklon Tropis Sedang Berkembang di Laut Cina Selatan dan Laut Filipina

Ilustrasi bibit siklon tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Dua bibit siklon tropis atau area tekanan rendah saat ini sedang berkembang di Laut Cina Selatan (95W) dan Laut Filipina (94W), pada Selasa (18/8).

Hasil analisis Observatorium Hong Kong (HKO) area tekanan rendah di bagian utara Laut Cina Selatan diperkirakan akan sedikit menguat. Sistem ini memiliki peluang lebih besar untuk bergerak menuju wilayah sekitar Pulau Hainan dalam beberapa hari ke depan.

Sementara area tekanan rendah di sebelah timur Luzon (Laut Filipina) diperkirakan akan bergerak menuju wilayah sekitar Taiwan.

Menuru HKO kedua area tekanan rendah tersebut berada pada palung tekanan rendah yang luas akan memengaruhi wilayah utara Laut Cina Selatan hingga perairan di sebelah timur Luzon dalam beberapa hari ke depan.

Namun, terdapat ketidakpastian mengenai perkembangan dan pergerakan sistem-sistem tersebut selanjutnya.

Seiring dengan pergerakan sistem tekanan rendah tersebut yang semakin mendekati wilayah pesisir Cina bagian tenggara hingga selatan, cuaca di kawasan ini diperkirakan akan menjadi tidak menentu pada akhir pekan ini.

Bibit 95W

Sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 20–35 km per jam (12–18 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan berada di sekitar 1002 hPa (hektopaskal), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Bibit 95W saat ini berada di sebelah barat laut Luzon, Filipina. Sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Citra satelit menunjukkan 95W sebagai area lemah dengan konsolidasi yang minim atau bahkan tidak ada sama sekali.

Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang cukup mendukung untuk perkembangan sistem, dengan wind shear (perubahan kecepatan/arah angin terhadap ketinggian) yang rendah (15 knot atau kurang), aliran keluar (outflow) tingkat atas yang mengarah ke khatulistiwa, serta suhu permukaan laut yang hangat (29–30°C).

Model prakiraan menunjukkan perkembangan yang lambat seiring pergerakan gangguan cuaca ini ke arah barat laut dalam beberapa hari mendatang, kata JTWC.

Bibit 94W

Bibit 94W saat ini berada di Laut Filipina. Sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 45–50 km per jam (23–28 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan berada di sekitar 1003 hPa.

JTWC mengatakan saat ini sistem diklasifikasikan sebagai depresi monsun, yang umumnya dicirikan oleh sirkulasi siklonik berskala besar—dengan diameter lebih dari 1111 km—serta angin kencang yang meluas di tepian tenggara dan inti yang lemah dengan angin sepoi-sepoi.

Citra satelit memperlihatkan 94W sebagai area dengan pola perputaran angin yang luas, disertai aktivitas konveksi yang terbentuk di tepian selatan-tenggara.

Analisis JTWC menunjukkan kondisi yang cukup mendukung untuk perkembangan sistem, dengan wind shear rendah (15 knot atau kurang) dan suhu permukaan laut hangat (29–30°C) yang kondusif bagi pertumbuhan lebih lanjut.

Namun, hal ini diimbangi oleh aliran keluar (outflow) yang terhambat akibat adanya tekanan rendah di lapisan atmosfer atas.

Exit mobile version