Darilaut – Eks Siklon tropis Billy yang bergerak di perairan terbuka Samudra Hindia dapat memberikan dampak tidak langsung pada wilayah perairan.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikasi (BMKG), Rabu (16/3) menginformasikan eks siklon tropis Billy memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa gelombang laut.
Tinggi gelombang 2,5 – 4 meter berpeluang terjadi di perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Simeulue, dan Samudra Hindia Barat Aceh hingga Sumatera Utara.
Selain itu, tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan Selatan Jawa, dan Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Jawa.
Posisi eks siklon tropis Billy pada koordinat 17.6LS – 94.6BT atau sekitar 1750 km sebelah selatan barat daya Bengkulu.
Arah gerak barat – barat daya, dengan kecepatan 8 knots (16 km/jam). Siklon ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
Kecepatan angin maksimum 45 knots atau 85 km/jam.
Prediksi 24 jam, pada Kamis (17/3) koordinat 19.8LS – 91.3BT atau sekitar 2140 km sebelah barat daya Bengkulu.
Buletin Pusat Peringatan Siklon Tropis Biro Meteorologi Australia, Rabu (16/3) menginformasikan eks siklon tropis Billy tidak menimbulkan ancaman bagi wilayah daratan mana pun.
Eks siklon tropis Billy berada 650 km selatan barat daya Pulau Cocos dan bergerak ke barat daya.
Eks siklon tropis Billy diperkirakan akan terus bergerak ke barat daya di atas Samudera Hindia. Meskipun telah melemah di bawah intensitas siklon tropis, angin kencang dapat berlanjut di sisi selatan sistem hingga Kamis pagi.
Menurut Zooom.earth, hingga Rabu siang, siklon tropis Billy berada pada ketegori 1 (C1), dengan kecepatan angin maksimum 75 km per jam.
Sementara itu, posisi bibit siklon tropis 91B masih berada di antara Sri Lanka dan ujung barat Sumatera (Aceh).
Lokasi ini berada di depan Teluk Benggala. Hingga Rabu siang, kecepatan angin maksimum 35 km per jam.
Dalam 24 jam ke depan, bibit 91B memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis.
