Funco Tanipu:  Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Gorontalo Kedepankan Pendekatan Berbasis Kearifan Lokal

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen. Pol. Eddy Hartono melantik Dr. Funco Tanipu, sebagai Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Gorontalo bersama 35 Ketua FKPT se-Indonesia, di Jakarta, pada Rabu (23/4). FOTO: FKPT GORONTALO

Darilaut – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo Dr. Funco Tanipu berkomitmen untuk menjadikan FKPT sebagai wadah kolaboratif lintas sektor dalam mencegah berkembangnya paham radikal di Provinsi Gorontalo.

“Kami akan mengedepankan pendekatan yang berbasis kearifan lokal dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ideologi kekerasan dan konflik. FKPT Gorontalo akan menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Hal ini disampaikan sesaat setelah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen. Pol. Eddy Hartono resmi melantik Funco Tanipu, sebagai Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Gorontalo, di Jakarta, pada Rabu (23 /4).

Funco dilantik bersama dengan 35 Ketua FKPT se Indonesia yang hadir luring di Jakarta. Adapun ratusan pengurus FKPT se Indonesia lainnya, dilantik secara daring melalui media zoom.

Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional FKPT ke-XII.

Komjen Eddy mengatakan bahwa pada tahun ini FKPT memiliki tantangan tersendiri dalam pengabdiannya yaitu efisiensi anggaran.

Eddy berharap hal tersebut tidak menyurutkan semangat FKPT untuk melaksanakan program pencegahan terorisme dan radikalisme di Indonesia, dengan menggalang seluruh potensi masyarakat di daerah guna membendung penyebaran paham radikal terorisme seraya membangun ketahanan masyarakat dalam mewujudkan kesiapsiagaan nasional.

Menurut Eddy FKPT adalah garda terdepan dalam dalam upaya pencegahan radikal terorisme di seluruh daerah di Indonesia.

Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 telah mengamanatkan kepada kita bahwa pencegahan itu hukumnya wajib, maka FKPT ini dibentuk sesuai perintah undang-undang, kata Komjen Eddy saat membuka Rakernas Ke-XII FKPT.

Eddy menjelaskan pentingnya FKPT untuk berkoordinasi dan berkolaborasi secara proaktif dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Lebih aktif dan bisa berbaur dengan Forkopimda agar upaya pencegahan terorisme di daerah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Walaupun dalam tiga tahun terakhir tidak terjadi aksi terorisme, namun proses radikalisasi tetap berlangsung dengan mengincar Gen Z melalui platform digital.

“FKPT harus menjadi tempat menampung informasi, mendeteksi masalah, dan melakukan pemetaan wilayah rawan dan person yang kemungkinan terpapar radikalisme,” kata Eddy.

FKPT Gorontalo mendukung penuh dan akan bekerja keras dalam menangkal radikalisme khususnya di Provinsi Gorontalo.  

“FKPT Gorontalo akan menjadi mitra strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mencegah radikalisme dengan mengutamakan kearifan lokal yang telah lama membentengi masyarakat Gorontalo dari radikalisme,” kata Funco.

Dalam kepengurusan FKPT Gorontalo yang dilantik Ketua BNPT RI, Funco didampingi oleh beberapa pengurus antara lain Sekretaris  Dedy S. Palyama, S.E, Bendahara Nur Syarhijjah Bone, S.Psi, Ketua Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya : Dr. H. Dikson Yasin, S.H., M.H, Ketua Bidang Media Massa, Hukum, dan Hubungan Masyarakat Sahril Rasid, S.Sos, Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan : Dr. Salahudin Pakaya, S.Ag., M.H, Ketua Bidang Perempuan dan Anak Dr. Kusmawaty Matara, M.A, dan Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian, Dr. Hasan S. Panigoro, M.Si.

Exit mobile version