Darilaut – Gangguan tropis (tropical disturbance) sedang berkembang di utara Manokwari, Provinsi Papua, Minggu 29/5). Sementara badai tropis Agatha terbentuk di selatan Meksiko.
Bibit siklon tropis 93W tersebut berada di Samudra Pasifik atau di barat Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dan timur laut Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Layanan satelit Zoom.earth, Minggu (29/5) menginformasikan bibit siklon tropis 93W dengan kecepatan angin 30 km per jam dan tekanan udara minimum 1010 hPa.
Di Samudra Hindia, bibit siklon tropis 92P telah berada di selatan Banten dan Jawa Barat, serta selatan Pulau Christmas, Australia.
Bibit siklon tropis 93W dan 92P sedang diselidiki potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis. Belum dikeluarkan peringatan untuk sistem ini.
Badai Tropis Agatha
Di pantai selatan Meksiko, Agatha, badai tropis bernama pertama sedang berkembang. Peringatan adanya badai ini dikeluarkan agar mewaspadai angin dan hujan lebat.
National Hurricane Center (NHC) menginformasikan hujan lebat yang berhubungan dengan Agatha akan terjadi di sebagian Meksiko selatan pada hari Minggu dan berlanjut hingga Selasa.
“Ini akan menimbulkan ancaman banjir bandang dan tanah longsor yang berpotensi mengancam jiwa,” tulis NHC melalui layanan satelit Zoom.earth, Minggu (29/5).
Citra satelit menunjukkan bahwa Agatha terus secara bertahap menjadi lebih terorganisir dengan fitur mendung padat di tengah dan serangkaian pita melengkung yang terlihat dalam citra terbaru.
Menurut NHC badai diperkirakan akan tetap berada dalam kondisi lingkungan yang hampir ideal dengan geseran angin yang sangat rendah, suhu permukaan laut yang tinggi dan panas samudera, serta massa udara tingkat menengah yang lembab hingga mencapai pantai Meksiko pada hari Senin.
