Darilaut – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,4 terjadi di Teluk Tomini. Pada Minggu (23/8), pukul 02.54.08 WIB atau 03.54.08 Wita wilayah pantai utara Banggai, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault), kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto.
Menurut Wijayanto gempa bumi tektonik ini tidak berpotensi tsunami. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.1 pada kedalaman 96 km.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,26° Lintang Selatan – 123,05° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut 58 km timur laut Pulau Puah, Sulawesi Tengah.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III-IV (Modified Mercalli Intensity – MMI) di Luwuk. Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
Getaran juga dirasakan II-III MMI di Kabupaten Gorontalo. Getaran ini dirasakan nyata dalam rumah. terasa getaran seakan akan truk berlalu.
Hingga pukul 03.15.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
