Darilaut – Gempa berkekuatan Magnitudo (M)7,6 di Laut Maluku pada Kamis (2/4) pagi, terasa V-VI dalam skala MMI (Modified Mercalli Intensity) di Ternate, Maluku Utara. Gempa ini juga mengakibatkan tsunami 0,35m di Sidangoli Maluku Utara pukul 06.16 WIB ).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa ini juga dirasakan V MMI di Kecamatan Ibu.
Skala VI MMI, getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
Skala V MMI, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
Gempa laut Maluku dirasakan IV-V MMI di Manado, Sulawesi Utara. Skala IV MMI, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi.
Gempa ini juga dirasakan III MMI di Bone Bolango dan Gorontalo Utara, serta II-III MMI di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
Tsunami akibat gempa dengan kekuatan M7,6 di Laut Maluku Kamis (2/4) pagi terdeteksi di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Di Minahasa Utara tinggi tsunami yang terdeteksi 0,75m.
Pemutakhiran Peringatan Dini BMKG menyebutkan tsunami akibat gempa dengan kekuatan 7,6 terletak 129 km Tenggara Bitung, Sulawesi Utara.
Menurut BMKG telah terdeteksi tsunami di Belang (pukul 06.36 WIB) 0,68m, Bitung (06.15WIB) 0,20m, Halmahera Barat (06.08WIB) 0,30m, Minahasa Utara (06.18WIB) 0,75m, Sidangoli (06.16WIB) 0,35m.
