Darilaut – Tsunami akibat gempa dengan kekuatan M7,6 di Laut Maluku Kamis (2/4) pagi terdeteksi di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Di Minahasa Utara tinggi tsunami yang terdeteksi 0,75m.
Pemutakhiran Peringatan Dini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tsunami akibat gempa dengan kekuatan 7,6 terletak 129 km Tenggara Bitung, Sulawesi Utara.
Menurut BMKG telah terdeteksi tsunami di Belang (pukul 06.36 WIB) 0,68m, Bitung (06.15WIB) 0,20m, Halmahera Barat (06.08WIB) 0,30m, Minahasa Utara (06.18WIB) 0,75m, Sidangoli (06.16WIB) 0,35m.
Status peringatan Siaga di Ternate, Halmahera, Kota Tidore di Maluku Utara. Kemudian di Kota Bitung, Minahasa Utara bagian utara, dan Minahasa Tenggara.
Untuk status Siaga, pemerintah propinsi/kab/kota yang berada pada status “Siaga” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.
Waspada Minahasa Utara bagian selatan, Kepulauan Sangihe dan Bolaang Mongondow bagian selatan.
Status Waspada berarti pemerintah propinsi/kab/kota yang berada pada status “Waspada” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.
Gempa Laut Maluku ini getaraannya dirasakan di Ternate Maluku Utara V-VI MMI (Modified Mercalli Intensity).




