Banyak warga mengalami luka ringan hingga berat yang belum tertangani secara maksimal.
Hingga Minggu (16/8) pasar, pusat perbelanjaan, dan layanan medis di kecamatan lumpuh. Banyak masyarakat yang terdampak mengalami luka ringan, sedang, bahkan luka berat yang ”belum tertangani karena keterbatasan obat-obatan dan alat medis yang kami bawa,” ujar Fifin.

Mengungsi Mandiri dan Krisis Logistik
Lumpuhnya pusat perbelanjaan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pangan dan air bersih. Warga di kawasan pesisir Kelurahan Pota dan sekitarnya kini mengungsi dan mendirikan tenda secara mandiri di sekitar posko KKN UMY.
Distribusi bantuan juga terhambat oleh aksesibilitas jalan. Akses antar kabupaten mengalami kerusakan di sejumlah titik yang menyulitkan mobilisasi bantuan.
“Di Kelurahan Pota, masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan sekitarnya terdampak cukup luas,” ujarnya, seraya menambahkan mereka sudah mengungsi dan membuat tenda secara mandiri.
”Kebutuhan yang saat ini sangat diperlukan adalah logistik, alat medis, dan air minum.”




