Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

Letusan Gunung Anak Krakatau. FOTO: PVMBG

Darilaut – Gunung Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kembali meletus pada Rabu (9/9) dini hari.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Rabu pukul 00.47 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi Magma Indonesia, mencatat erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik.

Tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Erupsi Gunung Anak Krakatau juga terjadi pada Selasa (8/9) pagi hingga sore. Erupsi Selasa pukul 17.56 WIB terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 54 mm dan durasi 31 detik.

Pada Selasa pukul 11.34 WIB, tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 17 detik.

Erupsi juga terjadi Selasa pukul 07.49 WIB, terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 19 detik.

Sebelumnya, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi 10 detik, Selasa pukul 05.34 WIB,.

Pada Selasa pukul 05.08 WIB, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik. Tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Pusat Vulkanologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.

Exit mobile version