Senin, Oktober 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

redaksi
18 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. FOTO: ESDM

Citra pertama 8 Agustus, endapan vulkanik berwarna cokelat muda menutupi sebagian besar badan kerucut gunung api.

Citra kedua 20 September, endapan lava luas berwarna merah kecokelatan gelap membentang di sektor selatan dan barat.

Selain itu, terdapat material baru di sepanjang garis pantai telah menambah luas daratan pulau tersebut sekitar 0,2 km².

Data Copernicus Sentinel-2 mendukung pemantauan pulau vulkanik dan perubahan permukaan yang cepat, serta membantu memetakan sebaran endapan lava, menilai perubahan bentuk lahan vulkanik, dan memantau perkembangan letusan yang sedang berlangsung.

Perluasan Gunung Anak Krakatau

Analisis awal Badan Geologi perluasan Gunung Anak Krakatau setelah erupsi menerus dengan luas 32.8 hektare. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati, mengatakan, berdasarkan citra satelit Sentinel yang telah dievaluasi Badan Geologi, terlihat penambahan daratan pada tubuh Gunung Anak Krakatau di sektor barat laut – barat – barat daya.

Hal ini sebagai akibat pengendapan material piroklastik dan aliran lava hasil erupsi menerus tanggal 4 – 6 September 2026.

Berdasarkan Citra Sentinel juga terdekteksi adanya “gumuk pulau kecil” di sebelah barat laut dan tenggara dari tubuh Gunungapi Anak Krakatau.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: Badan GeologiCopernicus Sentinel-2Gunung Anak KrakatauPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana GeologiSelat Sunda
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

Next Post

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Postingan Terkait

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

19 Oktober 2026
Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

19 Oktober 2026

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

Topan Super Champi di Utara Timur Laut Jayapura

El Niño Mengubah Warna Lautan

Satelit NASA Mengamati dan Melacak El Niño di Pasifik Khatulistiwa

Next Post
Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

TERBARU

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

Pekan Pencegahan Keracunan Timbal, WHO: Risiko Terhadap Anak-Anak Sangat Berbahaya

Topan Super Champi Mengarah ke Timur Taiwan

Gunung Anak Krakatau Meletus Pagi Siang dan Sore

10 Tahun Riset Pusaran Arus Laut, Peneliti BRIN Kembangkan Pemantauan Berbasis Satelit

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemerintah Repatriasi 218 WNI dari Suriname dan Guyana

Dinamika Atmosfer Indonesia Masih Dipengaruhi La Nina Lemah

Peneliti Temukan Dua Spesies Baru Begonia di Maluku Utara

Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim (3)

Badai Tropis Sinlaku Terbentuk di Tenggara Guam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.