Hiu Paus Jadi Penghibur Nelayan yang Terombang Ambing di Laut

Hiu paus

FOTO: YOUTUBE/SUKABUMI UPDATE

KAPAL penangkap ikan Aqua Mas 05 mengalami kerusakan pada mesin di Perairan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Kapal yang membawa empat nelayan (termasuk nahkoda) ini terombang ambing di laut.

Pos Pengamatan TNI Angkatan Laut Prigi, Trenggalek turut membantu tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) KM Aqua Mas 05 yang dilaporkan hanyut dan hilang kontak di Perairan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Pada Minggu (11/11) Danposmat Prigi Sertu Agus Muklason pukul 09.30 WIB menerima laporan dari Nurudin, pengurus KM Aqua Mas 05.

Nurudin warga desa Tasikmadu RT 07/RW 22 Kecamatan Watulimo menyampaikan kondisi terakhir kapal Aqua Mas 05 yang mengapung pada jarak 20 mil dari Pelabuhan Ratu. Posisi koordinat 7°38’471 106°53’566.

KM Aqua Mas 05 dinahkodai Irfan warga Desa Cakela, Kecamatan Kaho Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Membawa tiga anak buah kapal, masing-masing Akbar, Satrin dan Supriyadi. Pemilik kapal ikan ini Martinah, warga Cakela Kecamatan Kaho, Kabupaten Bone.

Berdasarkan laporan, saat itu, bekal mereka sudah hampir menipis dan akhirnya habis. Nahkoda Irfan (24 tahun) Supriadi (19 tahun), Satrin alias Ake (20 tahun) dan Akbar (18 tahun) bertahan hidup dengan memakan ikan mentah hasil tangkapan mereka.

Kapal ikan Aqua Mas 05 berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Rumpong pada 24 Oktober 2018. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Pelabuhan Prigi, Trenggalek, Jawa Timur pada 4 November 2018.

Mendapat laporan tersebut, Danposmat TNI AL Prigi berkoordinasi dengan Basarnas Trenggalek Imam Nahrowi untuk meneruskan kepada pos Basarnas terdekat.

Untuk langkah pertolongan, Danposmat Prigi bersama Kepala Pelabuhan PPN Prigi Hartono, Kepala Syahbandar Abdul Iman, Posal Serka Santoso, SAR Trenggalek Pradewa, perwakilan pemilik kapal bernama Bedu, pengurus kapal Ashar) melakukan langkah Koordinasi penanganan KM Aqua Mas 05.

Kapal Aqua Mas 05, memiliki ciri kombinasi warna oranye dan kuning. Panjang kapal mencapai 8 meter. Kondisi KM Aqua Mas 05 mengalami trobel pada mesin dan hanyut.

Mereka yang ada di kapal mulai kehabisan bahan makanan dan kehilangan sinyal telepon seluler.

Saat kehabisan makanan dan terombang-ambing di laut, muncul hiu paus (whale shark). Ikan terbesar ini menjadi penghibur para nelayan yang kapalnya hanyut.

Dalam video yang diunggah oleh Sukabumi Update di Youtube, 13 November terlihat hiu paus (Rhincodon typus) yang mendekat dan berenang didekat KM Aqua Mas 05. Nelayan ini kemudian merekam hiu paus yang berenang didekat kapal.

Dari rekaman video tersebut, hiu paus ini masuk dari bawah kapal. Kemudian terus berenang didekat kapal ikan ini.

Pada Sabtu (10/11) mereka mendapat sinyal telepon seluler dan langsung meminta bantuan. Karena dalam kondisi terombang-ambing posisi koordinat sering berubah-ubah.

Upaya pencarian dan pertolongan dilakukan pada Minggu (11/11). Tim SAR diturunkan untuk mencari kapal tersebut. Tim SAR juga berkoordinasi dengan sejumlah nelayan di perairan Cianjur yang masih melaut.

Tim SAR menemukan Kapal Aqua Mas 05 yang terombang ambing Perairan Cidaun, Senin (12/11) siang. Jarak kapal dengan garis pantai sekitar 8,08 mil.

Tim SAR melakukan evakuasi terhadap Supriadi dan Akbar ke Palabuhanratu, sementara nahkoda Irfan dan Ake masih berada di kapal.

Selanjutnya, Kapal Aqua Mas 05 bersama Irfan dan Ake ditarik dengan kapal rumpon nelayan dari Pelabuhan Ratu, Sukabumi.*

 

 

Exit mobile version