Indonesia-Norwegia Perkuat Kerjasama Bidang Kelautan dan Perikanan

Indonesia dan Norwegia

FOTO: DOK. KEMLU

Bali – Indonesia dan Norwegia memperkuat kerjasama dibidang kelautan dan perikanan. Termasuk pemberantasan Illegal Unreported Unregulated (IUU) Fishing dan pembangunan ekonomi maritim yang berkelanjutan.

Agenda pembahasan prioritas Indonesia – Norwegia lainnya untuk peningkatan kerja sama biateral seperti bidang lingkungan hidup, kerjasama kehutanan (program kemitraan REDD+), perdagangan dan investasi –termasuk penyelesaian perundingan Indonesia-EFTA CEPA.

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan, Indonesia dan Norwegia memiliki hubungan kemitraan bilateral yang solid. “Kita memiliki hubungan kuat dalam berbagai bidang, seperti lingkungan, kehutanan dan perubahan ikilim, energi terbarukan dan hak asasi manusia,” kata Menlu Retno.

Pada Minggu (28/10) Menlu Retno telah menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri Norwegia, Ine Eriksen Søreide, di Bali. Menlu Norwegia berkunjung ke Indonesia untuk melaksanakan Pertemuan Ke-4 Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral RI-Norwegia (4th Joint Commission for Bilateral Cooperation/JCBC). Sekaligus bersama Menlu RI membuka Pertemuan Dialog HAM RI-Norwegia ke-13 (13th Human Rights Dialogue).

Dari pertemuan ini, telah ditandatangani Joint Statement on Partnership Initiative for Institutional Development of Indonesia’s South-South and Triangular Cooperation-SSTC Indonesia – Norway.

Indonesia dan Norwegia sepakat berkomitmen untuk mengembangkan program kerja sama triangular dan selatan-selatan, dengan program kerja sama yang akan berlangsung hingga tahun 2019.

Secara paralel juga dilaksanakan Pertemuan Dialog HAM ke-13 RI-Norwegia. Pertemuan merupakan forum rutin kedua negara bertukar pandangan dalam upaya pemajuan dan perlindungan HAM di masing-masing negara. Sejumlah topik bersama yang menjadi agenda pembahasan termasuk hak anak, militer dan polisi, dan demokrasi dan toleransi beragama.

Selain pertemuan bilateral, rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menlu Norwegia termasuk menghadiri Our Ocean Conference (OOC) 2018 di Bali.*

Exit mobile version