Darilaut – Selama tahun 2025, jumlah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hampir 42 ribu.
Mahasiswa asal Gorontalo 16.945, Sulawesi Tengah (Sulteng) 6.632, Sulawesi Utara (Sulut) 5.262, Sulawesi Selatan (Sulsel) 4.618, Sulawesi Tenggara (Sultra) 3.213 dan Sulawesi Barat (Sulbar) 1.321.
Total jumlah mahasiswa UNG sebanyak 41.977, terdiri atas organik 23.840 dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) 18.137.
Program “Pendidikan Profesi Guru terbesar”. Mahasiswa ini “berasal dari seluruh Indonesia dan mahasiswa luar negeri, “termasuk Timor Leste,” kata Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok, dalam konferensi pers akhir tahun, di Gorontalo, Rabu (31/12).
Dari jumlah mahasiswa tersebut, “ada 7906 mendapat beasiswa dari berbagai sumber,” ujar Rektor UNG. Untuk tahun 2026, mahasiswa penerima beasiswa akan dioptimalkan.
Selain dari Pulau Sulawesi, mahasiswa UNG berasal dari Provinsi Maluku 737 dan Maluku Utara 693.
Kemudian dari Aceh 43, Sumatra Utara 180, Sumatra Barat 53, Sumatra Selatan 67, Riau 58, Kepulauan Riau 14, Jambi 24, Bengkulu 22, Lampung 82, Bangka Belitung 8.
Mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur 319, Nusa Tenggara Barat 219, dan Bali 171.
Mahasiswa dari Daerah Khusus DK Jakarta 45, Banten 44, Jawa Barat 168, Jawa Tengah 79, Jawa Timur 270, DI Yogyakarta 6.
Mahasiswa dari Kalimantan Utara 32, Kalimantan Timur 44, Kalimantan Selatan 20, Kalimantan tengah 62, dan Kalimantan Barat 65.
Sementara asal Papua Barat Daya 66, Papua Tengah 67, Papua 146, Papua Barat 106, Papua Pegunungan 21, Papua Selatan 44, sedangkan mahasiswa asal Timor Leste 13.
Adapun data publikasi terindeks Scopus UNG selama tahun 2025 sebanyak 158, Garuda 2.937 dan Google Scholar 4.633. Data sitasi Scopus 1962 dan sitasi Scholar 24.135.
