Darilaut – Kapal tanker MT Jag Leela yang sedang melakukan perawatan atau docking di galangan kapal milik PT Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan, Medan, terbakar, Senin (11/5). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad mengatakan, proses pemadaman api sedang berlangsung yang dilakukan oleh unsur-unsur maritim seperti Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Syahbandar Utama Belawan, PT Pelindo I Belawan, Dinas Pemadam Kebakaran Belawan yang mengerahkan 6 unit mobil pemadam dan Polairud Belawan.
Sementara dari sisi Laut kapal patroli KPLP KN 5205 sudah berada di sekitar kejadian untuk mengamankan sisi laut dengan jarak sekitar 200 meter dari lokasi. Ada 3 kapal terlibat dalam kegiatan pemadaman dari sisi laut. Kapal-kapal tersebut adalah milik Pelindo I dan PT Waruna.
“Menurut laporan yang kami dapatkan, api mulai dapat dipadamkan pada pukul 14.00, namun demikian asap masih pekat dan masih dalam proses pendinginan, sehingga evakuasi lebih lanjut belum dapat dilakukan,” kata Ahmad.
Ahmad mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat musibah kebakaran ini. Namun demikian, ada 22 orang yang mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan. Para korban sudah mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit.
“Dari 22 orang tersebut, 15 di antaranya sudah diperkenankan pulang, sedangkan 7 orang lainnya masih mendapatkan perawatan di rumah sakit PHC dan Rumah Sakit Komang Makes Belawan,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, penyebab kebakaran berdasarkan informasi yang diterima dari pihak galangan adalah karena percikan api yang berasal dari korsleting listrik penerangan di dalam tanki Center Oil Tank (COT) 6 kiri.
Namun demikian, menurut Ahmad, untuk investigasi lebih lanjut dan penyelidikan secara detail mengenai sumber terjadinya kebakaran akan dilakukan setelah asap dan kondisi kapal dalam keadaan baik dan aman.*
