Darilaut – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Eduart Wolok, mengajak seluruh elemen kampus untuk memperkuat sinergi serta memperluas dampak pendidikan yang lebih berkualitas, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pendidikan adalah jawaban paling mendasar dan paling strategis bagi kemajuan bangsa. Pendidikan bukan sekadar tempat belajar, tetapi jantung peradaban, tempat akal, karakter, dan masa depan dibentuk,” ujar Eduart, dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Rektorat UNG, pada Sabtu (2/5).
Kegiatan ini diikuti seluruh sivitas akademika baik itu dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dengan penuh semangat dan antusiasme.
Dalam amanatnya, Rektor menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk merefleksikan peran strategis pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa.
Menurut Rektor, pendidikan menjadi kunci utama dalam membuka masa depan yang lebih baik.
Karena itu, kata Rektor, semangat Hardiknas harus menjadi energi bagi seluruh sivitas akademika UNG untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengabdi demi kemajuan bangsa dan negara.
“Mari jadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen membangun pendidikan yang tidak hanya bermutu, tetapi juga merata dan berpihak pada masa depan,” ujarnya.



