Darilaut – Kasus virus corona penyebab penyakit Covid-19 di dunia menembus jumlah 3 juta, hingga Senin (27/4).
Berdasarkan situs https://www.worldometers.info/coronavirus/ pukul 17.00 WIB, jumlah pasien kasus vorus corona mencapai 3,005,752, meninggal 207,265 dan sembuh 883,053.
Amerika Serikat masih sebagai kasus terbanyak yang positif, yakni 987,322, meninggal 55,415 dan sembuh 118,781. Kemudian Spanyol sebanyak 226,629, meninggal 23,190 dan sembuh 117,727.
Italia 197,675 kasus, meninggal 26,644 dan sembuh 64,928, Prancis 162,100 kasus, meninggal 22,856 dan sembuh 44,903. Jerman 157,770 kasus, meninggal 5,976 dan sembuh 114,500. Inggris 152,840 kasus, meninggal 20,732.
Selanjutnya Turki 110,130 kasus, meninggal 2,805 dan sembuh 29,140, Iran90,481 kasus, meninggal 5,710 dan sembuh 69,657. Russia87,147 kasus, meninggal 794 dan sembuh 7,346 dan China 82,830 kasus, meninggal 4,633 dan sembuh 77,474.
Sementara di Indonesia, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penambahan jumlah kasus sembuh sebanyak 1.151, meninggal 765. Total kasus positif hingga Senin (27/4) sebanyak 9.096 orang.
Data yang dicatat tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 75.157 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 46 laboratorium. Sebanyak 59.509 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 9.096 positif dan 50.313 negatif
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 210.199 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 19.987 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 288 kabupaten/kota di Tanah Air.
Berikut ini rincian data positif Covid-19 di Indonesia, Provinsi Aceh 9kasus, Bali 194 kasus, Banten 382 kasus, Bangka Belitung 10 kasus, Bengkulu 8 kasus, Yogyakarta 83 kasus, DKI Jakarta 3.869 kasus.
Selanjutnya, Jambi 32 kasus, Jawa Barat 951 kasus, Jawa Tengah 666 kasus, Jawa Timur 796 kasus, Kalimantan Barat 51 kasus, Kalimantan Timur 107 kasus, Kalimantan Tengah 112 kasus, Kalimantan Selatan 150 kasus, dan Kalimantan Utara 90 kasus.
Kepulauan Riau 86 kasus, Nusa Tenggara Barat 206 kasus, Sumatera Selatan 129 kasus, Sumatera Barat 121 kasus, Sulawesi Utara 40 kasus, Sumatera Utara 111 kasus, dan Sulawesi Tenggara 45 kasus.
Adapun Sulawesi Selatan 440 kasus, Sulawesi Tengah 36 kasus, Lampung 42 kasus, Riau 39 kasus, Maluku Utara 26 kasus, Maluku 22 kasus, Papua Barat 16 kasus, Papua 151 kasus, Sulawesi Barat 35 kasus, Nusa Tenggara Timur 1 kasus dan Gorontalo 14 kasus.*
