Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar, Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih

Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar di TanjungPinang, Jailani terpilih sebagai Ketua dan Muhammad Bunga Ashab sebagai Sekretaris untuk periode 2025-2028. FOTO: AMSI KEPRI

Darilaut – Konferensi Wilayah (Konferwil) II Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau (Kepri) resmi digelar di Tanjungpinang. Agenda ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi perusahaan media siber di Kepri, sekaligus menetapkan kepengurusan baru AMSI Kepri periode 2025-2028. Dalam forum tersebut, Jailani terpilih sebagai Ketua AMSI Kepri, didampingi Muhammad Bunga Ashab sebagai Sekretaris.

Konferwil II AMSI Kepri berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh perwakilan media anggota AMSI, pengurus AMSI pusat, serta sejumlah undangan. Proses pemilihan kepengurusan baru dilakukan secara musyawarah, mencerminkan komitmen AMSI dalam menjunjung nilai demokrasi dan kolektivitas di tubuh organisasi.

Ketua AMSI Kepri periode sebelumnya, Charles Sitompul, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Konferwil II. Ia menilai kebersamaan menjadi kunci utama terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.

“Dengan rasa kebersamaan dan komitmen seluruh anggota, Konferwil II AMSI Kepri dapat terlaksana. Kami berharap, ke depan AMSI Kepri semakin berjaya dan mampu menjawab tantangan industri media siber di bawah kepemimpinan yang baru,” ujar Charles.

Perwakilan AMSI Pusat dari Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Fakhrurrodzi Baidi, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarmedia di tengah tantangan bisnis pers yang semakin kompleks. Menurutnya, kondisi efisiensi yang terjadi secara nasional tidak hanya berdampak pada media lokal, tetapi juga dirasakan oleh media-media di tingkat pusat.

“Efisiensi ini bukan hanya dirasakan oleh media daerah, tetapi juga media nasional. Oleh karena itu, AMSI sebagai asosiasi perusahaan media harus bahu membahu mencari solusi bersama,” kata Fakhrurrodzi.

Ia mengingatkan seluruh anggota AMSI, termasuk pengurus baru AMSI Kepri, agar mampu membangun kerja sama dan kolaborasi yang sehat untuk menghadapi persoalan bisnis media, tanpa meninggalkan kaidah dan etika jurnalistik.

“Kita harus bersama-sama mencari cara yang tepat, sesuai dengan kode etik dan prinsip pers yang professional.”

Lebih lanjut, Fakhrurrodzi berharap Ketua AMSI Kepri terpilih dapat merancang program-program strategis yang saling mendukung, khususnya dalam memperkuat keberlanjutan bisnis media siber di daerah. Ia juga mendorong adanya peran aktif AMSI dalam mengajak pemerintah daerah untuk menyusun regulasi, termasuk Peraturan Daerah (Perda) terkait bisnis media yang sejalan dengan kode etik jurnalistik.

Sementara itu, Ketua AMSI Kepri terpilih periode 2025-2028, Jailani, menegaskan komitmennya untuk memperkuat jurnalisme siber yang bertanggung jawab, berintegritas, dan dapat dipercaya oleh publik.

“Kami akan fokus memperkuat sumber daya jurnalis media siber di Kepri, agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berimbang.”

Ia menambahkan, AMSI Kepri ke depan akan mendorong media siber untuk lebih mengedepankan fakta, bukan sekadar sensasi atau ilusi. Menurutnya, jurnalisme yang unggul adalah jurnalisme yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpijak pada etika dan tanggung jawab sosial.

“Mewujudkan jurnalisme yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan tetap menjunjung tinggi integritas adalah komitmen kami.”

Exit mobile version