Laboratorium Terpadu Kemaritiman UNG Siap Dukung Riset Mahasiswa dan Pihak Eksternal

Fas-X gel documentation dan real time PCR system. FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Darilaut – Gedung Laboratorium Terpadu Kemaritiman Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP)  Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah siap mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Fasilitas di laboratorium kemaritiman ini juga dapat dimanfaatkan pihak eksternal untuk kegiatan riset.

Saat ini, fasilitas laboratorium terus menunjukkan kesiapan untuk menjadi pusat riset dan pengembangan keilmuan, baik bagi mahasiswa maupun instansi luar kampus.

Laboran FKTP UNG, Yanci Alvioni Sihite, menjelaskan bahwa saat ini laboratorium dilengkapi dengan berbagai peralatan baru yang memiliki fungsi beragam, mulai dari alat pengering, pengukur kadar air, hingga perangkat untuk analisis DNA.

Namun, terdapat peralatan yang belum dapat digunakan karena masih menunggu proses instalasi dari pihak vendor.

Untuk saat ini, alat-alat baru ada yang belum bisa digunakan karena masih menunggu instalasi, tapi ”kami masih memiliki peralatan” seperti inkubator dan mikroskop yang tetap bisa dipakai ”untuk kegiatan praktikum dan penelitian,” ujar Yanci, pada Jumat (10/10).

Stereo trinocular microscope. FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Meski sebagian fasilitas baru belum berfungsi, aktivitas laboratorium tetap berjalan. Mahasiswa dapat menggunakan alat seperti mikroskop untuk pengamatan mikroorganisme maupun inkubator untuk menumbuhkan bakteri.

Fasilitas peralatan yang ada di laboratorium ini antara lain, real time PCR system, Fas-X gel documentation, drying open, binnocular microscope, trinocular microscope, stereo trinocular microscope, steam sterillzer/autoklaf, incubator, dll.

Laboran Ilmu Kelautan, Nidha Fathurahmy, mengatakan bahwa fasilitas laboratorium FKTP UNG tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa internal saja.

”Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar pernah memanfaatkan fasilitas laboratorium kami setelah melalui proses administrasi dan bersurat resmi,” kata Nidha.

Secara keseluruhan, FKTP UNG memiliki empat laboratorium yang terbagi berdasarkan divisi tertentu.

Untuk pemanfaatan alat-alat baru secara penuh masih menunggu kesiapan infrastruktur, seperti ketersediaan meja beton dan wastafel yang memadai.

“Kami berharap tahun depan seluruh fasilitas sudah siap digunakan secara maksimal” bukan hanya untuk mahasiswa UNG, tapi juga untuk “pihak eksternal yang ingin berkolaborasi dalam penelitian,” ujarnya.

Dengan dukungan fasilitas modern tersebut, FKTP UNG berkomitmen menjadi salah satu pusat riset unggulan di Gorontalo yang terbuka untuk kolaborasi lintas institusi.

Gedung Laboratorium Terpadu Kemaritiman Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Gedung Laboratorium Terpadu Kemaritiman Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG telah diresmikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto awal Mei 2025.

Gedung laboratorium tersebut terletak di Kampus 1 UNG Jalan Jenderal Sudirman. Gedung ini dirancang untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kemaritiman. (Novita J. Kiraman)

Exit mobile version