Lebih Dari 4.600 Titik Panas di Kalteng dan Kalbar, BMKG: Memicu Meluasnya Sebaran Asap

Titik api di Pulau Sumatra dan Kalimantan 6 September 2026. GAMBAR: HOTSPOT BRIN

Darilaut – Lebih dari 4.600 titik panas berada di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dalam sepekan terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan tingginya jumlah titik panas di wilayah-wilayah tersebut perlu menjadi perhatian karena menunjukkan peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat memicu meluasnya sebaran asap.

Menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Kalimantan Tengah mencatat jumlah akumulasi titik panas tertinggi, yaitu 2.526 titik, diikuti Kalimantan Barat 2.102 titik, Sumatera Selatan 1.180 titik, dan Papua Selatan 570 titik.

Berdasarkan pemantauan hotspot selama 10 hari terakhir, titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) masih terkonsentrasi di beberapa wilayah Indonesia, terutama Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan.

Kondisi tersebut selaras dengan hasil pemantauan asap dari citra Satelit Himawari-9 tanggal 10 September 2026 pukul 13.00 WIB.

Sebaran asap terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan, kata BMKG.

Meluasnya sebaran asap ini didukung oleh kondisi atmosfer yang relatif kering selama periode musim kemarau.

Selain itu, BMKG mengatakan, kebakaran pada lahan gambut dapat berlangsung lebih lama dan lebih sulit dipadamkan karena api dapat menjalar hingga ke lapisan bawah permukaan tanah.

Exit mobile version