Minggu, Oktober 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mahasiswa Undip Kreasi Keran Air dari Sampah Plastik

redaksi
19 April 2021
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
World Cleanup Day, Jutaan Warga Aksi Bersih Sampah

Ilustrasi sampah plastik di pinggir pantai. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejumlah mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menciptakan keran penyaring air dari sampah plastik abu ampas tebu.

Kreasi ini diberi label “Inovasi Keran Air Sebagai Water Purification dengan Membran Sampah Plastik Polyethylene Terephthalate Termodifikasi Silika Abu Ampas Tebu.”

Hasil karya Tim Pimnas 2020 tersebut selain bermanfaat untuk menyaring air, juga anti mampet dan anti karat. Sehingga nilai daya gunanya patut diperhitungkan.

Bahan sampah plastik dan abu ampas tebu tersedia dalam jumlah yang lebih dari cukup jika teknologi ini dipakai sebagai produk fungsional. Kontinuitas pasokan bahan bakunya aman.

Seperti dilansir Undip.ac.id, kelompok mahasiswa yang menciptakan keran air ini masing-masing Yelta Okta Dina, Billy Saputra, Revaldo Andika P, Bernadeta Eka N dan Barokah Sitta D. Para mahasiswa ini dibawah bimbingan dosen Prof. Dr.rer.nat Heru Susanto.

Tim mahasiswa ini mengembangkan filter air dengan menggunakan Polyethylene Terephthalate dan ampas tebu sebagai matriks campuran.

Polyethylene Terephthalate dan ampas tebu dipilih sebagai matriks campuran karena dasar bahan-bahan tersebut mempunyai selektivitas dan ketahanan yang baik.

Penelitian ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Inovasisampah plastikUndip
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

HUT ke-4, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat

Next Post

Paus Orca Kembali Terlihat di Perairan Gorontalo

Postingan Terkait

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

4 Oktober 2026
Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

4 Oktober 2026

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Lintasan Panjang Topan Nolo, Bergerak Dari Pasifik Timur Menuju Selatan Jepang di Pasifik Barat Laut

Lebih Dari 20 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Gorontalo

Pola Sebaran Partikel Halus PM2.5  Akibat Kebakaran Hutan Indonesia di Asia Tenggara

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran, Kemendikdasmen: Surat Keterangan Penyetaraan Bukan Penerbitan Ijazah

Teknik Geologi UNG Bahas Potensi Logam Tanah Jarang

Next Post
Upaya Penyelamatan Paus Orca di Indonesia

Paus Orca Kembali Terlihat di Perairan Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Lintasan Panjang Topan Nolo, Bergerak Dari Pasifik Timur Menuju Selatan Jepang di Pasifik Barat Laut

Lebih Dari 20 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Gorontalo

Pola Sebaran Partikel Halus PM2.5  Akibat Kebakaran Hutan Indonesia di Asia Tenggara

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Kalmaegi Terbentuk di Utara Teluk Cendrawasih Papua

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Aplikasi Digital Nelayan Nusantara

Badai Tropis Meari Telah Melewati Daratan Jepang

Mengurangi Emisi, PBB Mengusulkan Pakta Solidaritas Iklim

Teluk Saleh Destinasi Ekowisata Hiu Paus Terbaik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.