Mahasiswa UNG Raih Dua Medali Emas untuk Provinsi Gorontalo di PON XXI Aceh-Sumut

PON XXI Aceh-Sumut 2024. GAMBAR: PON XXI

Darilaut – Mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meraih dua medali emas untuk Provinsi Gorontalo pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara.

Dalam kompetisi olahraga bergensi tersebut, enam mahasiswa UNG berhasil menyumbangkan prestasi melalui perolehan medali. Selain dua medali emas, mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) memperoleh satu medali perak dan dua medali perunggu.

Medali emas diraih Jelki Ladada dan Gelvin A. Usman pada cabang olahraga sepaktakraw. Kemudian, medali emas diraih Silvana Lamanda dan perunggu oleh Siti Rahmatia Mootalu untuk taekwondo putri, serta medali perunggu juga diraih Al Alim Adam untuk taekwondo putra.

Untuk medali perak diraih Idzrak Udjulu pada cabang olahraga atletik 200 meter.

Hingga Rabu (18/9) pagi, Provinsi Gorontalo berada di urutan ke-26 klasemen sementara perolehan medali, dengan  meraih 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu,  total 10 medali.

Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, menyampaikan apresiasinya untuk pencapaian mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan pada kompetisi PON kali ini.

Keberhasilan meraih medali pada PON semakin mempertegas eksistensi Fakultas Olahraga dan Kesehatan dalam melahirkan atlet olahraga pontesial, melalui pencapaian prestasi pada beberapa cabang olahraga yang dilombakan, kata Rektor.

Medali emas, perak dan perunggu ini semakin menunjukkan bahwa mahasiswa UNG khususnya Fakultas Olahraga dan Kesehatan tidak hanya memiliki keunggulan dalam bidang akademik, ”namun juga memiliki kemampuan dalam bidang olahraga dan mampu berprestasi,” ujarnya.

Prestasi yang dicapai oleh mahasiswa menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas academica UNG.

Rektor berharap prestasi ini juga dapat memotivasi mahasiswa lainnya, untuk ikut berpartisipasi menghadirkan prestasi khususnya bagi UNG.

Sepak Takraw

Tim sepak takraw yang diwakili oleh dua mahasiswa mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga  Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Jelki Ladada dan Gelvin A. Usman, berhasil menyabet medali emas setelah tampil gemilang di partai final.

Pertandingan sepak takraw yang berlangsung di Sumatera Utara ini menjadi saksi kehebatan kolaborasi antara Jelki dan Gelvin. Keduanya mampu menampilkan permainan solid sejak babak penyisihan hingga final.

Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa medali emas untuk Gorontalo. Ini adalah hasil kerja keras tim dan doa dari semua orang, kata Gelvin dan Jelki.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Dr. Hartono Hadjarati, yang hadir dalam acara penyerahan medali, mengatakan, ”prestasi ini adalah cerminan dari semangat dan dedikasi mereka. Kami berharap Jelki dan Gelvin terus menginspirasi mahasiswa lainnya untuk mengikuti jejak mereka.”

Taekwondo

Silvana Lamanda, mahasiswi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FOK UNG berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga taekwondo. Pertandingan final yang digelar di Aceh mempertemukan Silvana dengan atlet unggulan dari Jawa Timur.

Dengan kemampuan teknik yang mumpuni dan strategi yang matang, Silvana berhasil mengalahkan lawannya dengan skor akhir yang meyakinkan.

Medali emas ini menjadi pencapaian tertinggi yang diraihnya dalam karier taekwondo di ajang nasional.

“Ini adalah pencapaian terbesar saya sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada pelatih, keluarga, dan teman-teman yang selalu mendukung,” ujar Silvana penuh rasa syukur.

Selanjutnya, Siti Rahmatia Mootalu, mahasiswi Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNG, berhasil meraih medali perunggu dalam cabang olahraga taekwondo. Pertandingan berlangsung di venue utama PON di Aceh, di mana Siti bersaing dengan sejumlah atlet tangguh dari berbagai daerah.

“Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya. Medali perunggu ini adalah simbol dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi yang telah saya lakukan selama ini,” kata Siti.

Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNG Al Alim Adam, berhasil meraih medali perunggu.

Alim tampil impresif sepanjang pertandingan dan mampu mempertahankan konsistensi serta menunjukkan performa terbaiknya.

Dalam perebutan tempat ketiga, Alim berhasil memenangkan pertandingan dengan teknik tendangan yang akurat dan taktik yang cerdas.

“Meski belum bisa meraih emas, saya tetap bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah bukti kerja keras dan latihan tanpa henti,” ujarnya.

Atletik

Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga UNG, Idzrak Udjulu, berhasil meraih medali perak dalam cabang olahraga atletik nomor lari 200 meter.

Pertandingan yang berlangsung pada hari keempat PON XXI ini mempertemukan beberapa atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Meski persaingan begitu ketat, Idzrak tetap menunjukkan performa gemilang.

Idzrak mengatakan bahwa medali perak yang diraihnya adalah hasil dari latihan keras dan dukungan penuh dari pelatih serta rekan-rekannya di UNG.

Exit mobile version