Mendekati Selatan Okinawa Khanun Menguat Menjadi Topan Super

Topan Khanun telah menguat menjadi topan super (super typhoon) pada Senin (31/7) malam. GAMBAR: Hong Kong Observatory

Darilaut – Intensitas Topan (Typhoon) Khanun di Samudra Pasifik Utara bagian Barat telah menguat menjadi Topan Super (Super Typhoon) pada Senin (31/1) malam.

Menurut Observatorium Hong Kong Topan Khanun semakin intensif menjadi topan super Senin pukul 23.00.

Khanun berpusat sekitar 410 kilometer tenggara Okinawa, kata Observatorium. Sistem diperkirakan bergerak ke barat laut atau barat-barat laut dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam menuju sekitar Kepulauan Ryukyu, Jepang.

Topan Khanun dengan nama lokal Filipina “Falcon” akan bergerak melintasi sekitar Kepulauan Ryukyu Selasa (1/8) hari ini dan Rabu (2/8) menuju Laut Cina Timur.

Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan pejabat cuaca di Jepang memperingatkan penduduk Okinawa dan wilayah Amami di barat daya negara itu untuk bersiap menghadapi topan yang mendekat.

Pejabat mengatakan Topan Khanun akan membawa angin kencang, laut yang ganas, dan gelombang badai ke wilayah tersebut hingga Rabu.

Badan Meteorologi mengatakan pada Senin pukul 18.00, topan itu berada 300 kilometer selatan Pulau Minami-Daitojima dan bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 15 kilometer per jam.

Badai tersebut memiliki tekanan atmosfer pusat 945 hektopaskal, dan membawa angin berkecepatan hingga 162 kilometer per jam di dekat pusatnya, dan hembusan puncak 216 kilometer per jam.

Kondisi pulau-pulau di Prefektur Okinawa dan wilayah Amami di Prefektur Kagoshima semakin berangin saat badai mendekat.

Topan tersebut diperkirakan akan bergerak secara bertahap ke arah barat, mendekati Okinawa dan Amami hingga Rabu.

Pejabat cuaca mengatakan angin di seluruh wilayah bisa cukup kuat untuk membalikkan truk yang sedang bergerak.

Pejabat mengatakan bahwa pada hari Selasa, diperkirakan angin akan meningkat hingga 144 kilometer per jam di Okinawa, dan hingga 90 kilometer per jam di Amami.

Topan tersebut diperkirakan akan menerjang kedua wilayah tersebut dengan hujan lebat, dengan curah hingga 120 milimeter di Okinawa dan Amami dalam periode 24 jam hingga Selasa malam.

Tambahan 100 hingga 200 milimeter diperkirakan untuk Okinawa selama 24 jam berikutnya dan 100 hingga 150 milimeter untuk Amami.

Para pejabat memperingatkan hujan dapat memicu tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah dan sungai meluap. Warga juga harus siap menghadapi angin kencang, serta gelombang besar dan gelombang badai di sepanjang pantai.

Mereka mendesak orang-orang untuk memeriksa peta bahaya lokal mereka dan berlindung di gedung-gedung kokoh sebelum angin dan hujan semakin kuat.

Warga harus menghindari pergi ke luar kecuali benar-benar mendesak, dan memeriksa pembaruan dari otoritas lokal dan petugas cuaca.

Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), dalam buletin yang dikeluarkan Senin malam, mengatakan, Falcon bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15 km per jam.

Kekuatan angin berkelanjutan maksimum diperkirakan 175 km per jam di dekat pusat dan hembusan angin hingga 215 km per jam.

Pada prakiraan lintasan, menurut PAGASA, topan kemungkinan akan keluar dari Area Tanggung Jawab Filipina (PAR) Selasa sore atau malam.

Di luar PAR, Falcon akan terus bergerak ke barat laut melewati selatan Kepulauan Okinawa. Periode pergerakan lambat dapat terjadi pada hari Kamis (3/8) di atas Laut Cina Timur

Menurut PAGASA Falcon berpotensi pada intensitas puncaknya saat ini dan kemungkinan akan mempertahankan kekuatannya selama 48 jam ke depan, meskipun tidak menyampingkan intensifikasi menjadi topan super.

Periode pelemahan diperkirakan mulai pada Rabu malam atau Kamis dini hari saat memasuki perairan yang lebih dingin di Laut Cina Timur dan karena naiknya air laut dalam (akibat perlambatannya). Hal ini dapat membatasi perkembangan lebih lanjut.

Sumber: Hong Kong Observatory, Nippon Hoso Kyokai (NHK) dan PAGASA/Filipina

Exit mobile version