Darilaut – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat perannya dalam upaya penanggulangan bencana dan percepatan pemulihan pascabencana.
Untuk itu, Fakultas Kedokteran UNG kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di daerah melalui keikutsertaannya dalam rapat koordinasi tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, pada Kamis (11/6), sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan kebutuhan pemulihan pascabencana di wilayah Provinsi Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Kedokteran UNG diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, dan dr. Sri Manovita Pateda, Ph.D.
Kehadiran kedua akademisi tersebut mencerminkan kontribusi aktif perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan berbasis kajian ilmiah, khususnya pada sektor kesehatan dan kebencanaan.
Agenda ini bertujuan memperkuat koordinasi antaranggota tim pengkajian kebutuhan pascabencana guna mempercepat proses pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Melalui keterlibatan dosen dan tenaga ahli, Fakultas Kedokteran UNG diharapkan dapat memberikan masukan ilmiah dalam proses identifikasi kebutuhan sektor kesehatan, pemetaan dampak bencana, hingga penyusunan rekomendasi pemulihan yang komprehensif.




